Far Looks Beautiful, Near Looks Dangerous

Artikel ini terinsiprasi dari kejadian meletusnya Gunung Merapi pada akhir tahun 2010. Saat itu warga kota Yogyakarta di kagetkan dengan hujan abu yang membanjiri seluruh daerah di Yogyakarta, Magelang, Klaten dan daerah daerah di sekitar Gunung Merapi.

Nah ternyata dari hasil pengamatan saya terbesit suatu ide bahwa pada saat kita melihat dari jauh maka segalanya akan tampak indah seperti saat kita melihat merapi dari kejauhan tampak indah bukan? Namun apa yang terjadi bila kita berada di dekat merapi? Rasa ngeri dan menakutkan tentunya.

Ternyata dalam kehidupan sehari-hari banyak lho kita jumpai fenomena seperti ini. Sebagai contoh saat pertama kali anda melihat gadis cantik atau pria ganteng tampak indah bukan? namun andai pada akhirnya dia menjadi pasangan kita apakah masih indah? Coba jawab sendiri hehehe. Contoh lainnya bila kita mau cari usaha atau bisnis, bila kita hanya melihat dari jauh maka semua tampak mudah, uang mengalir tanpa henti dan lain sebagainya. Namun apakah pada saat kita telah menjalaninya semua tampak seperti bayangan kita awal? (jawab sendiri lagi yah :p )

Nah untuk itu saya berikan tips agar kita bisa menghindari “Far Looks Beautiful, Short Looks Dangerous” ini.

Yang pertama, bila kita melihat ada sesuatu yang indah dari kejauhan maka sebaiknya kita kenali dulu sebelum kita memutuskan untuk mendekat. Misal ada cowo keren atau cewe cantik sebaiknya kita kenali dulu lebih dalam sebelum kita kejar untuk jadi pasangan. Dalam hal bisnis juga berlaku sama, bila kita melihat sesuatu yang tampak menguntungkan dan gampang, pelajari dahulu sistemnya, margin keuntungannya, target pasar,dll.
Yang kedua, kembangkan karakter (upgrade diri) untuk dapat menyesuaikan dengan pilihan anda. Jadi misal pingin bisnis warnet ya anda harus belajar seluk beluk bisnis warnet. Atau jika anda ingin memiliki pasangan A maka anda harus bisa menyesuaikan dengan A.
Yang ketiga, Bersyukur terhadap apa yang ada. Karena selama kita tidak pernah bisa bersyukur maka kita akan selalu merasa kurang. Contoh misal anda ingin mobil Alphard dan kemudian tau tau anda mendapatkan Alphard, saya yakin pasti beberapa saat kemudian anda akan berpikir untuk upgrade baju “masa naik Alphard bajunya kaos oblong”, dll. Pokoknya ngga ada habisnya.

Iklan
Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tag: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: