Transfer Emosi

Tadi siang ketika saya sedang berselancar di internet tiba tiba saya di kagetkan dengan tetangga dari sebelah yang datang ke rumah saya dan berkata dengan marah-marah. Kata-katanya seperti ini “Itu kok caranya kayak begitu !!!, Ngga tau aturan !!!”. Saya yang kaget dengan pernyataan itu sedikit ikutan emosi meskipun saya tidak membalas dengan marah-marah. Dan hal yang saya lakukan cuma bertanya “Ada apa ya Pak?”. Ternyata tukang servis AC yang sedang membetulkan AC di kamar saya menginjak atap dari tetangga saya tersebut.

Dari kejadian ini ternyata emosi tetangga saya ter transfer ke saya, bisa saja saya membalas dengan kata-kata yang tidak enak, namun karena saya tidak suka memperpanjang masalah jadi saya jawab dengan lembut, akhirnya dia juga menjawab dengan lembut juga.

Di kehidupan sehari-hari kita juga selalu melakukan transfer emosi (baik maupun buruk) ke orang lain. Oleh sebab itu alangkah baiknya bila kita melatih emosi kita agar bisa kita kendalikan, sehingga kita selalu mentransfer emosi yang baik ke orang laing, otomatis hidup kita akan lebih hidup dan suka cita. Ingat jadilah dampak bagi orang lain.

Advertisements
Categories: Love, Pengembangan Diri | Tags: , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: