Jangan Patah Hati

Cara menghilangkan patah hati karena putus cinta, pasangan selingkuh atau teman membicarakan keburukan di belakang, bisa dengan mudah Anda jalani. Penyebab rasa kecewa hingga timbul dendam tergantung pada kesalahan atau kekurangan Anda.

Rasa sakit hati tidak baik didiamkan berkepanjangan sebab bisa merugikan diri Anda. Bukankah hidup akan jauh terasa lebih nyaman dan menyenangkan tanpa adanya rasa sakit hati terhadap seseorang? Atasilah sakit hati Anda dengan beberapa cara berikut :

  1. Tak ada yang salah dengan sakit hati. 
    Hampir semua orang pernah mengalami sakit hati dalam kisah cinta mereka sehingga tak ada yang salah jika Anda merasakannya. Terimalah perasaan sakit hati-yang merupakan bagian kecil dari kehidupan–dengan tanpa menyalahkan siapapun. Perasaan Anda, hanyalah Anda yang bertanggung jawab, bukan orang lain! Mereka tidak bertanggung jawab atas apa pilihan kondisi hati yang Anda tentukan.Dengan mengatakan ‘mereka sudah menyakiti perasaan saya’ hanya merupakan pembenaran pada diri kita sendiri. Ini salah, sebaliknya malahan Anda yang membiarkan perasaan Anda terluka dengan hal ini.
  2. Ekspresikan rasa sakit hati. 
    Mengungkapkan sakit hati harus tetap dengan cara yang positif. Menangis, berteriak, atau bercerita kepada sahabat bisa Anda lakukan sebagai jalan yang baik tanpa Anda melukai diri sendiri dengan menyimpan perasaan itu berkepanjangan. Tapi ingat, untuk menyembuhkannya, pasti membutuhkan sedikit waktu.
  3. Ambil sisi positif
    Coba Anda pikir apa yang Anda dapat ketika menyalahkan orang lain? tentu hanya rasa sakit yang lebih dalam dan lama. Itu jelas merugikan diri Anda. Lihatlah akar permasalahan yang menyebabkan sakit hati Anda. Perbaiki diri dengan perlahan belajar dari kesalahan atau kekurangan masa lalu.
  4. Jangan simpan dendam
    Sadarilah, rasa sakit hati tidaklah lebih kuat dari Anda sendiri. Hanya dendam yang akan timbul ketika Anda membiarkan sakit hati berkepanjangan. Terima kenyataan dari masalah Anda, belajar dari kesalahan, dan bangkit!
Iklan
Categories: Love, Pengembangan Diri | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: