Mental Awal Memulai Bisnis

entrepreneur-001

Untuk memulai bisnis terkadang kita merasa kesusahan. Hal tersebut bisa di sebabkan beberapa faktor seperti perencanaan yang kurang matang, kurang nya modal, kurang nya pengalaman dll. Berikut langkah-langkah awal yang harus diperhatikan saat akan memulai bisnis :

1. Memulai dari perkara yang kecil

Setiap ide bisnis kemungkinan berupa ide yang besar dan terkadang membutuhkan modal yang besar juga. Untuk itu kita bisa memulainya dengan sesuatu yang lebih kecil. Misal pada saat kita ingin membuka toko accesories komputer, kita bisa memulainya dengan jualan online dahulu di kaskus dimana stok tidak harus banyak (bahkan terkadang tidak perlu stok) dan tidak membutuhkan biaya sewa toko. Bila kita ingin menjadi seorang penulis yang besar, kita bisa memulai terlebih dahulu dengan menulis blog seperti yang saya lakukan sekarang ini. Ingat bila kita tidak setia dengan perkara yang kecil, maka perkara yang besar tidak akan kita dapatkan.

2. Kerja Keras

Terkadang saat kita ingin memiliki bisnis kita berpikir bahwa nanti kita bisa santai dan semua nya sudah ada yang mengerjakan. Bila pemikiran seperti itu yang ada di benak kita maka sebaiknya kita jangan memulai bisnis. Bisnis akan dapat seperti apa yang kita pikirkan (time freedoom) apabila sudah jalan, sedangkan bila belum jalan maka kita harus lebih bekerja keras daripada bekerja ikut orang. Kita harus rela bekerja larut malam, bahkan di akhir pekan.

3. Milikilah Keyakinan Yang Kuat

Sebagai karyawan kita memiliki posisi aman akan tetap mendapatkan penghasilan setiap bulannya, sedangkan untuk pebisnis terkadang meskipun kita sudah bekerja keras kita tetap tidak memiliki jaminan penghasilan tiap bulannya. Oleh sebab itu kita harus memiliki keyakinan bahwa kerja keras kita kedepan akan mendapatkan hasil yang luar biasa. Ingat apa yang kita tabur itu yang kita tuai.

4. Menunda kesenangan

Apabila nantinya bisnis kita sudah terlihat hasilnya, jangan langsung meningkatkan gaya hidup. Sebaliknya tingkatkan gaya hidup sewajarnya dan gunakan keuntungan yang ada untuk membangun sebuah aset yang lain seperti property, saham, usaha baru, ataupun instrument investasi yang lain. Sehingga nantinya terbentuk saluran pemasukan yang lebih banyak.

5. Bersukacitalah

Nikmati setiap persoalan dan stress yang ditemui sebagai proses pendewasaan diri. Bila ada masalah segera selesaikan, bila ada masalah yang besar coba kecilkan masalah tersebut kemudian selesaikan.

6. Fokus yang benar

Dalam memulai usaha juga sebaiknya kita berfokus pada apa yang benar. Sebagai contoh saya sekarang yang bekerja sebagai agen asuransi (financial consultan) harus mementingkan kepentingan nasabah dari pada mengejar komisi. Sebagai pebisnis juga demikian kita harus berfokus pada kepentingan pelanggan dan berikan pelayanan yang terbaik. Nilai nilai positif yang kita berikan tersebut merupakan pupuk bagi bisnis kita untuk lebih berkembang. Semakin besar nilai positif yang kita berikan, makin cepat besar pula bisnis kita.

Iklan
Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: