Kenapa banyak Agen Asuransi Gagal

IMG_20160509_112027

Terlepas dari apa yang dipikirkan orang, menjadi agen asuransi merupakan profesi yang mulia.

Jadi, mengapa agen asuransi baru datang dan pergi? Mengapa begitu banyak agen asuransi gagal?

Industri asuransi menawarkan peluang karir yang luar biasa bagi mereka yang bersedia menekuninya.

Terlebih lagi, industri asuransi di Indonesia membutuhkan banyak tenaga baru.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang luar biasa ditambah penetrasi asuransi yang masih rendah, peluang sukses menjadi agen asuransi masih terbuka lebar.

Terdapat beberapa alasan mengapa agen asuransi baru mengalami kegagalan.

1. Berharap terlalu banyak terlalu cepat.

Segala sesuatunya perlu proses. Pohon perlu waktu untuk tumbuh dan berbuah. Semua profesi perlu ketekunan dan waktu agar sukses teraih.

Begitu pula menjadi agen asuransi. Tidak mungkin kesuksesan dan keberhasilan secara instan bisa didapatkan.

Orang yang sukses di bidangnya mungkin memerlukan 10 hingga 20 tahun untuk mencapai posisinya sekarang.

Kesuksesan yang kita lihat, bisa jadi merupakan akumulasi kerja keras dan ketekunan sekaligus semangat pantang menyerah yang luar biasa besar.

Sebagian agen mungkin berpikir setelah bekerja setahun atau dua tahun lantas bisa mengemudi mobil bagus, memiliki rumah bagus, dan berlibur 3 kali setahun.

Tentu tidak ada yang salah dengan semua harapan tersebut. Tetapi Anda harus paham bahwa semuanya memiliki harga. Anda harus membayar semua pencapaian tadi dengan waktu dan usaha yang terus menerus.

Bisnis asuransi sama seperti profesi lain, dibutuhkan waktu, tenaga, dan KEGAGALAN untuk manjadikan Anda seorang master.

Anda harus merasakan pukulan, kapahitan, membuat kesalahan, mengalami hari buruk, dan bahkan mungkin mempertanyakan kewarasan Anda sebelum mencapai keberhasilan yang tinggi.

Ini tidak berarti tahun awal harus menjadi sesuatu yang mengerikan, tapi agen baru sering berharap terlalu banyak terlalu cepat.

Ini tidak berarti Anda tidak dapat memperoleh hasil positif dengan cepat, tapi agen baru harus realistis terhadap apa yang menjadi harapannya, sehingga ketika harapan belum tercapai, dia tidak patah dan tetap berusaha.

2. Kurangnya pelatihan dan pendidikan.

Sebagian mungkin mempertanyakan mengapa begitu sulit berhasil di bisnis asuransi.

Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pelatihan dan pendidikan. Ini seperti meminta orang yang belum pernah bermain badminton kemudian menyuruhnya langsung ke lapangan lantas mempertanyakan mengapa mereka tidak bisa memenangkan pertandingan.

Agen baru membutuhkan pelatihan dan mentoring. Mereka membutuhkan pendidikan yang berkualitas.

Setiap kantor agen tentu memiliki berbagai program pelatihan untuk agennya. Namun, yang tidak kalah penting, agen baru perlu menemukan seorang mentor.

Seseorang mentor yang telah sukses akan membantu agen baru menemukan jalan mereka sendiri.

Tanpa pendidikan, pelatihan, dan pendampingan, agen baru jauh lebih mungkin untuk gagal.

3. Fokus pada hal yang salah (uang vs. orang).

Jika Anda berada dalam bisnis asuransi hanya untuk memperoleh uang, Anda tidak akan berhasil. Mungkin dalam jangka pendek bisa berjalan, tapi seiring waktu prospek dan pelanggan akan melihat yang sebenarnya.

Klien akan merasa Anda tidak peduli pada mereka, karena Anda hanya peduli mengenai diri Anda.

Asuransi adalah bisnis orang, bisnis relasi dan bisnis jasa.

Jika tidak mengerti tiga prinsip diatas, Anda akan gagal. Sebaliknya, jika Anda fokus pada (melayani) orang, uang akan datang. Jika Anda berfokus pada uang, orang akan pergi.

ket : Diambil dari beberapa sumber.

Iklan
Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: