Pengembangan Diri

Tanda Anda kelebihan Motivasi

Apa saja gejala overdosis motivasi itu?
1. Cita-citamu begitu tinggi. Tapi kamu sendiri merasa frustrasi dengan kenyataan yang ada. Saking frustrasinya sampai kamu mulai depresi. Bukannya melakukan sesuatu untuk membuat perubahan malahan kamu lebih banyak berkeluh kesah soal kondisimu yang belum mencapai apa yang kamu inginkan. Intinya kamu tahu banyak soal motivasi dan itu justru membuatmu makin sedih dan terpuruk, bukannya makin antusias dan bersemangat!

2. Kamu begitu termotivasi untuk terlihat sukses, kaya dan berhasil bahkan kamu mulai bersedia mengorbankan berbagai prinsip baik dalam dirimu demi meraih suksesmu. Bahkan, diam-diam kamu mulai melakukan hal-hal yang tidak etis demi bisa mewujudkan ambisimu.

3. Kamu merasa hampir telah mendengar dan membaca berbagai kata-kata dan kalimat motivasi. Tapi kamu sendiri merasa tahu banyak tapi tidak banyak yang kamu praktekkan. Kamu merasa bahwa itu untuk orang lain, bukan untuk dirimu sendiri.

4. Besar nafsu tenaga kurang. Dirimu mulai berinvestasi ataupun melakukan hal-hal yang mengandung resiko dengan keyakinan positif bahwa kamu akan bisa mengatasinya. Misalkan cicilan rumah, tapi sebenarnya kondisi keuanganmu tidak memungkinkan. Tapi ketika didiingatkan, justru kamu bilang, “Harus positive thinking dong!”

5. Kamu banyak menasihati dan mengajari orang dengan banyak nasihat tapi kamu sendiri tidak banyak mempraktekkannya. Malahan ada yang mulai mengkritik dirimu dengan mengatakan, “Kamu memgajari orang lain, tapi mungkin saatnya kamu praktekkan dalam hidupmu”. Ouch! Sakit banget!

Nah kalau kamu merasa bahwa mulai mengalami sindroma di atas bisa jadi Anda mulai overdosis motivasi. Sebenarnya bukan motivasinya yang salah. Tapi saatnya Anda bertindak, sabar dan mengambil langkah-langkah strategis untuk memperbaiki dan mengambil langkah mewujudkan impianmu!

Salam Warior …
Iklan
Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tinggalkan komentar

4 Musim Didalam Kehidupan

4 season

Kehidupan kita digambarkan seperti lingkaran yang selalu berputar bagai siklus musim didalam kehidupan. Terkadang didalam hidup kita terjadi yang namanya musim dingin, musim semi, musim panas dan musim gugur. Setiap musim tentunya baik buat kita bila kita mengetahui tindakan apa yang dilakukan pada musim tersebut. Kesalahan tindakan seperti menanam di musim dingin akan menyebabkan usaha kita menjadi sia-sia. Oleh sebab itu mari kita bahas satu-persatu tipical setiap musim dan apa yang harus kita lakukan di musim tersebut.

Musim Dingin

Pada musim ini semua tanaman akan mati, dan segala apa yang kita tabur pada musim ini susah untuk bertumbuh.

Pada musim ini sebaiknya kita bertahan terhadap setiap permasalahan karena pada musim ini adalah masa dimana daya tahan dan daya juang kita berlatih sehingga karakter kita akan tahan uji dan berkembang.

Musim Semi

Pada musim ini kita mulai dapat menanam tanaman yang berati pada musim ini berbicara tentang kehidupan yang baru. Pada masa ini pemulihan terjadi dan mulai bertumbuh. Setiap usaha kita mulai kelihatan hasilnya dan hal hal yang baik akan mulai ada di dalam musim ini.

3 Hal pada musim semi yang harus dilakukan :

Pikirkan tentang masa depan. Jangan terus lihat kebelakang.

Menaburlah di musim semi karena musim ini merupakan musim yang tepat untuk menabur. Pada musim ini hasil akan mulai kelihatan, tetapi jangan tuai dahulu hasil tersebut karena tuaian ada pada musim selanjutnya.

Sabar menanti masa panen karena bila tidak sabar tuaian akan habis.

Musim Panas

Merupakan musim yang paling menyenangkan (masa panen). Pada musim ini biasanya usaha yang kita jalankan memperoleh hasil yang berlimpah, segala impian kita menjadi nyata dan segala apa yang kita lakukan banyak menuai keberhasilan.

Pada musim ini kita perlu bekerja keras untuk menuai hasil dari usaha kita (ingat padi yang sudah menguning apabila tidak kita tuai maka kita tidak akan mendapatkan hasil).

Bahaya pada musim ini :

Hati-hati juga pada musim ini terkadang kita bisa menjadi terlena dan menjadi malas. Sebagai contoh ketika ada kesempatan untuk belajar terkadang kita malah menyia nyiakannya. Oleh sebab itu kita harus tau tanda-tanda panen :

1. Apa yang kita tanam sudah ada hasil.

2. Hasil yang kita dapat lebih gemuk (banyak)

3. Situasi yang kaku menjadi lebih flexibel

Bersukacita pada masa panen (tidak stress kebanyakan order)

Pada musim ini akan banyak godaan muncul karena lebih banyak orang jatuh pada masa yang enak. contoh : selingkuh, foya-foya, belanja berlebihan, dll

Bagaimana sikap kita dimasa ini :

1. Komitmen melekatkan diri kepada Tuhan

2. Bijaksana mengelola setiap hasil karena kelimpahan ada masanya.

3. Jangan jadi sombong

Musim Gugur 

Pada musim ini biasanya ada hal baik yang kita miliki mulai beberapa menghilang. Musim ini merupakan musim dimana kita harus memangkas hal hal yang kurang menjadi hal yang positif seperti suka belanja yang tidak perlu, sikap sombong, kurang bersedekah, dll.

Hal yang harus dilakukan musim ini adalah kita harus intropeksi diri dan mendekatkan kembali kepada Tuhan, karena Tuhanlah sumber keberhasilan kita semua.

Categories: Pengembangan Diri | Tinggalkan komentar

4 Prinsip Simple Keberuntungan

4-leaf clover on white background

Keberuntungan adalah sesuatu yang bisa diusahakan dan bukan sesuatu yang bersifat mistic yang tidak bisa di kendalikan oleh manusia. Cara pandang dalam segala sesuatu juga dapat mempengaruhinya. Sebagai contoh simak kisah berikut :

Si Budi adalah orang yang baik, dia memiliki sebuah kebun yang ia tanami dengan buah jeruk. Karena sikapnya yang dermawan dia sering memberikan beberapa kantung plastik buah jeruk tersebut kepada tetangganya. Suatu hari dia mendapatkan kiriman kotoran sapi sebanyak 1 ember dari salah satu tetangganya. Pada saat dia menerima kotoran sapi tersebut bisa saja dia berpikiran negatif dan marah kepada tetangganya, tetapi di lain sudut pandang apa bila dia menangkapnya dengan sikap yang positif maka bagi dia merupakan sebuah keberuntungan karena kotoran sapi tersebut sangat bagus bila digunakan sebagai pupuk untuk tanaman jeruknya.

Dari cerita singkat diatas dapat disimpulkan bahwa keberuntungan sebenarnya bisa kita ciptakan apabila kita memounyai sudut pandsng yang benar. Untuk mendapatkan keberuntungan diperlukan 4 prinsip simple sebagai berikut :

1. Memaksimalkan setiap kesempatan yang ada.
Setiap manusia pasti mempunyai kesempatan, hanya saja terkadang kesempatan tersebut terkadang tidak nampak seperti sebuah kesempatan. Contohnya beberapa saat lalu saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi salah satu pembicara di suatu tempat, bagi saya berbicara di depan umum merupakan sesuatu yang menegangkan. Pada saat itu saya memiliki pilihan untuk mengambil kesempatan itu atau menghindarinya. Bila saya menghindarinya pasti selamanya saya tidak akan pernah berani untuk berbicara di depan umum, namun karena saya menerima kesempatan itu sekarang saya sudah tidak terlalu grogi untuk berbicara di depan umum.

2. Mendengarkan suara hati

Apabila kita akan melakukan hal yang tidak bagus, pasti suara kita akan berteriak agar kita tidak melakukan hal tersebut. Ikutilah suara hati mu karena suara hati di ciptakan untuk menuntun kita kepada keberhasilan.

3. Optimis

Apa yang kita lakukan harus optimis bahwa hal tersebut baik dan menghasilkan buah yang positif. Apabila kita optimis maka secara otomatis pikiran kita akan mencari jalan keluar terhadap setiap kejadian yang ada.

4. Be 100 %

Apa yang kita lakukan dan kita pilih harus kita lakukan dengan segenap hati. Banyak orang yang tidak melakukan sesuatu dengan segenap hati yang malah menjadi hancur. Masih ingat dijaman SMU waktu sang playboy memiliki lebih dari 1 pacar? saya yakin pasti tidak ada satupun dari pacarnya yang nantinya menjadi pasangan hidupnya. Oleh sebab itu prinsipnya sama dengan yang lain seperti pekerjaan, rumah tangga, keyakinan, dan lain sebagainya harus kita lakukan dengan segenap hati (100%).

 

Categories: Pengembangan Diri | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

Menciptakan Aroma Wangi Positif di Tempat Kerja

image

Sudah selayaknya apabila kita lulus kuliah / sekolah kemudian beberapa memulai usaha sendiri, sedangkan beberapa lagi melamar pekerjaan di suatu perusahaan ataupun istansi. Nah untuk mendapatkan suasana kerja yang asik dan menciptakan hasil yang maksimal kita perlu membuat aroma tempat kerja kita wangi dengan hal yang positif. Berikut beberapa tips dari saya agar kita bisa menciptakan tempat kerja dengan aroma wangi yang positif :

1. Tepat Waktu
Mungkin beberapa dari kita menganggap bahwa tepat waktu merupakan hal yang kurang menarik, namun sebenarnya bahwa dengan kita tepat waktu maka kita sedang membangun kedisiplinan diri, kepercayaan orang lain, kebiasaan yang baik yang semuanya itu akan berdampak positif bagi diri kita.

2. Dengar dan Beri Perhatian
Sebagai pekerja baik itu sebagai bos ataupun karyawan kita tentunya tidak bekerja sendirian. Coba kita dengarkan dan beri perhatian terhadap masukan-masukan dari teman sekerja kita, dengan begitu kita akan mengetahui langkah-langkah apa yang kita perlukan untuk kepentingan bersama. Dengan setiap team bekerja dengan positif, maka kita juga akan mendapatkan aroma yang positif.

3. Amati Lingkungan Sekitar
Sebagai makhluk sosial kita harus mengamati lingkungan disekitar kita. Kita harus tau aturan-aturan apa yang ada di lingkungan kita dan kebiasaan apa yang sering dilakukan (contoh : mengucapkan salam bila bertemu). Dengan melakukan hal ini maka orang disekitar kita akan menghargai kita dan membuat aroma positif di tempat kita bekerja.

Categories: Pengembangan Diri | Tinggalkan komentar

Sukses = Tujuan Hidup (By Billy Boen)

billyboen

Saya cukup yakin banyak Agan yang mungkin ngga setuju dengan judul tulisan ini.
Banyak orang yang bilang bahwa hidup itu pilihan. Apakah salah untuk mereka yang memilih untuk hidup ‘biasa-biasa’ aja? Jawabannya: “Ngga salah”.

Setiap pagi kita bangun, kita langsung dihadapkan oleh banyak pilihan. Kita bisa memilih untuk langsung bangun dari tempat tidur, ke kamar mandi, gosok gigi, mandi, dan seterusnya, atau kita bisa memilih untuk bersantai-santai dulu di tempat tidur, mungkin sambil twiteran atau facebookan. Jadi dari detik kita melek aja, otak kita sudah berputar dan diharuskan untuk memilih mau ngapain.

Saya setuju kalau di dalam hidup ini, penuh dengan pilihan. Apa yang akan kita lakukan detik ini, menit ini, jam ini, hari ini, minggu ini, bulan ini, tahun ini, dan seterusnya. Tapi, saya ngga setuju kalau adalah sebuah pilihan hidup apakah kita mau sukses atau ngga sukses. Meskipun ini adalah sebuah ‘pilihan’, tapi sesungguhnya, menurut saya ini bukan pilihan. Bodoh amat kalau ada orang yang mau ‘milih’ untuk ngga sukses di dalam hidupnya? Ingat, sukses menurut masing-masing orang berbeda-beda dan ngga ada yang salah. Sukses BUKAN semata selalu hanya soal materi.

Ilustrasinya begini.. kalau salah satu arti sukses dalam hidup ini menurut Agan adalah untuk bisa membantu anak-anak yatim piatu,.. masa Agan milih untuk ngga sukses alias gagal dalam membantu anak-anak yatim piatu? Setiap orang punya arti suksesnya, dan sudah seharusnya setiap manusia berjuang untuk memastikan dia dapat meraih apapun arti suksesnya.

Jadi,.. jadikanlah sukses menjadi tujuan hidup Agan. Bagi saya, kalau bisa sukses di dalam hidup ini, kenapa mesti milih ‘biasa-biasa’ aja?

See you ON TOP!

diambil dari : http://www.kaskus.co.id/thread/51d6c2163c118e5d74000002/sukses–tujuan-hidup/

Categories: Pengembangan Diri | Tag: , , , , | Tinggalkan komentar

The Truth About Selling

sales-image

1. Selling is a process
Seperti halnya aktifitas lain, penjualan adalah sebuah proses. Penjualan adalah mata rantai dari kegiatan-kegiatan lain. Jika Anda menjalankan rangkaian kegiatan dengan benar, atau jika Anda menjalankan setiap tahap dalam proses penjualan dengan benar, Anda memiliki kesempatan besar untuk dapat menjual dengan lebih baik.

2. Selling is a numbers game
Penjualan adalah permainan angka. Sebenarnya, penjualan didasarkan atas hukum rata-rata. Lebih banyak prospek, lebih besar kesempatan Anda. Lebih banyak pelanggan yang Anda temui, lebih besar peluang Anda. Lebih banyak Anda menawarkan, lebih besar kemungkinan Anda melakukan closing. Lebih banyak pelanggan bahagia yang Anda punya, lebih besar kesempatan bagi Anda untuk memperoleh referensi dari mereka. Ini hanya masalah “semakin banyak….semakin baik”.

3. Selling is all about having inter personal communication & relationship
Penjualan adalah masalah kemampuan komunikasi dan membina hubungan. Kita adalah makhluk sosial. Kita membuat keputusan lebih karena emosi dibandingkan rasional (Lihat “Marketing in Venus dari Hermawan Kartajaya). Mari lihat alasan-alasan seseorang menjadi nasabah sebuah perusahaan asuransi jiwa:

  1. Membeli karena perusahaannya 20%
  2. Membeli karena produknya 20%
  3. Membeli karena agen asuransinya 60%

Kesimpulannya, jadi atau tidak seseorang membeli dari Anda sangat tergantung dari apakah mereka suka atau tidak kepada Anda, menghargai Anda, mempercayai Anda, menyayangi Anda, merasa memiliki kewajiban membeli dari Anda (karena Anda begitu baik dan suka menolong, dia berhutang budi dengan Anda. Dia juga merupakan teman baik Anda atau ayah/suami Anda, dan lain-lain). Ini karena interaksi yang Anda bangun dan masalah komunikasi pribadi dengannya.

4. Selling is all about discipline.
Penjualan adalah masalah disiplin. Inilah perbedaan antara penjual sukses dan penjual yang tidak sukses.

Sudah bukan rahasia lagi, penjual yang sukses lebih disiplin dan mereka tetap mengerjakan hal-hal yang seharusnya mereka lakukan (walaupun mereka tidak menyukainya). Di sisi lain, penjual yang tidak sukses akan mencoba mencari 1001 alasan untuk menghindar dari pekerjaan yang seharusnya mereka lakukan, karena mereka tidak menyukai untuk mengerjakan hal tersebut.

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tag: , , , | 1 Komentar

Rahasia Sukses : Knowledge

knowledge_head_s

Dengan mengetahui keahlian (knowledge) apa saja yang Anda perlukan, itu sudah merupakan knowledge (pengetahuan). Kebanyakan orang bahkan tidak mengetahuinya!

Hanya ada satu nasihat yang dapat saya berikan. Tetaplah belajar. Knowledge tidak mempunyai akhir. Kita semua sadar, bahwa semakin banyak kita tahu, semakin kita menyadari betapa banyak yang kita tidak tahu. Pengetahuan selalu berubah. Setiap hari akan selalu ada hal-hal baru dalam bisnis kita, tentang kompetitor kita, tentang teknologi baru, ide-ide baru tentang bagaimana menyelesaikan masalah, perubahan kebutuhan, keinginan, dan ekspektasi konsumen, dan lain-lain. Ya, knowledge tidak pernah ada habisnya. Buatlah komitmen untuk diri Anda sendiri untuk terus belajar tanpa henti seumur hidup Anda. Ingatlah:
Pendidikan tidak mempersiapkan Anda untuk hidup;
Pendidikan adalah bagian yang terus berkelanjutan dari hidup!

Categories: Pengembangan Diri | Tinggalkan komentar

Rahasia Sukses : Skill

skills

Keahlian (skill) lebih mudah untuk didapat. Supaya bisa berhasil dalam pekerjaan, profesi atau bisnis, Anda harus kompeten pada beberapa keahlian yang diperlukan. Seorang manajer harus memiliki beberapa keahlian untuk dapat menjadi manajer yang efektif. Seorang atlit sepak bola memerlukan beberapa keahlian untuk dapat bermain dengan baik. Seorang penghibur memerlukan beberapa keahlian untuk bisa memikat perhatian penonton. Seorang penjual memerlukan beberapa keahlian untuk dapat menjual dengan sukses… tidak hanya satu atau dua keahlian, tetapi beberapa keahlian.
Pertanyaan:

  • Apakah Anda mengetahui keahlian apa saja yang diperlukan untuk bisa sukses sebagai seorang penjual?
  • Apakah Anda mengetahui keahlian apa saja yang diperlukan untuk bisa sukses sebagai seorang penjual pada industri yang tengah Anda geluti (misalnya asuransi jiwa, kesehatan, atau otomotif)
  • Apakah Anda mengetahui keahlian apa saja yang diperlukan untuk bisa sukses sebagai manajer penjualan atau supervisor?
  • Apakah Anda mengetahui keahlian apa saja yang diperlukan untuk bisa sukses sebagai manajer penjualan atau supervisor pada industri yang sedang Anda geluti?

Anda harus tahu jawabannya. Ini adalah profesi Anda! Ini adalah kesuksesan (atau kegagalan) Anda! Sebaiknya Anda mencari tahu dengan cepat bila Anda memang belum tahu jawabannya!

Berikut adalah fakta menarik lainnya:
Keahlian terbaik Anda telah membawa Anda pada posisi Anda hari ini;
Keahlian terburuk Anda menyebabkan Anda diam di tempat dan membatasi Anda dari kesuksesan.
Jadi bila ingin tetap berkembang, menjadi lebih baik, dan lebih baik lagi; Anda harus mencari tahu apa saja kelemahan Anda, lalu berusaha untuk memperbaikinya. Setelah itu, Anda akan bisa berkembang. Tetapi bila Anda hanya mengandalkan keahlian-keahlian Anda yang sekarang untuk bergerak, maka Anda memang akan bergerak, tetapi tidak bergerak maju dan berkembang!

Categories: Pengembangan Diri | Tag: , , , | Tinggalkan komentar

Rahasia Sukses : Attitude

optimis dan pesimis

Attitude adalah sebuah kata sederhana yang kadang-kadang dapat menipu. Kata ini dapat berarti banyak hal. Mulai dari perspektif kita terhadap dunia sekeliling, reaksi kita terhadap dunia sekeliling, sampai pada apa yang kita katakan pada diri kita sendiri.

Hal ini, pada gilirannya, terlihat pada cara kita berbicara, keputusan-keputusan dan pilihan-pilihan yang kita ambil (atau tidak kita ambil), aksi-aksi yang kita lakukan (atau tidak kita lakukan).
Bagi saya, hal paling penting yang mempengaruhi attitude adalah pikiran kita akan diri kita sendiri—apa yang kita katakan pada diri kita sendiri setiap hari. Apa yang kita katakan pada diri sendiri saat kita dihadapkan pada situasi tertentu. Apa yang kita katakan pada diri sendiri pada saat kita menghadapi kesulitan. Apakah kita mengatakan sesuatu yang positif untuk memberikan semangat, atau kita mengatakan hal-hal yang negatif pada diri kita sendiri untuk menakut-nakuti?

Sebagai contoh, semua teman dan anggota keluarga memberikan dorongan kepada Anda untuk mulai membuka restoran sendiri karena Anda bisa memasak makanan yang enak sekali, pintar membuat planning, pintar me-manage uang dan juga orang, punya banyak sekali ide-ide marketing, dan lain-lain. Semuanya sangat percaya bahwa Anda memiliki semua persyaratan dan kualitas yang diperlukan untuk menjadi pengusaha restoran yang sukses. Tetapi, Anda mengatakan pada diri Anda sendiri bahwa hal tersebut terlalu berisiko; bahwa Anda belum pernah mencobanya, bagaimana jika gagal, bagaimana jika Anda kurang beruntung di bisnis tersebut, jika keadaan ekonomi memburuk, dan lain-lain. Perkataan dan asumsi Ada pada diri sendiri telah menghalangi Anda untuk mengambil langkah positif.

Sebaliknya, teman-teman dan anggota keluarga memandang rendah Anda dan mengatakan bahwa Anda tidak mempunyai persyaratan dan kualitas yang diperlukan untuk menjadi pengusaha restoran yang sukses. Tetapi Anda sendiri yakin akan kemampuan Anda, dan percaya bahwa Anda akan sukses. Bahkan, Anda ingin membuktikan kepada teman-teman dan anggota keluarga Anda bahwa mereka telah salah menilai. Anda memberanikan diri Anda sendiri untuk melakukannya!

Itulah perkataan kepada diri Anda sendiri. Apa yang dikatakan orang lain kepada Anda tidaklah penting. YANG PALING PENTING adalah apa yang Anda katakan pada diri Anda sendiri!

Masalahnya, banyak orang TIDAK TERLATIH dengan baik untuk berbicara dengan benar pada diri mereka sendiri. Mereka tidak terlatih untuk menggunakan kosa kata yang benar dan baik untuk mendorong diri mereka meraih kesuksesan. Itu sebabnya, mereka takut mengambil tindakan. Jadilah orang yang mempunyai keahlian untuk berkata positif pada diri sendiri, karena mereka yang memiliki kemampuan tersebut SELALU lebih berhasil daripada mereka yang tidak. Bagaimana Anda dapat mempelajari teknik berbicara positif? Ya. Attitude. Sebuah kata sederhana, bermakna dalam.

Categories: Pengembangan Diri | Tinggalkan komentar

Rahasia Sukses

rahasia-sukses

Seringkali orang-orang bertanya pada saya tentang rahasia kesuksesan. Maaf, tidak ada rahasianya untuk menjadi orang sukses. Formula kesuksesan telah banyak ditulis pada buku-buku agama, filosofi, motivasi, presentasi, seremoni, dan lain-lain. Informasi tersebut sudah sangat terkenal dan mudah ditemukan di seluruh dunia!

Bila demikian adanya, mengapa sangat sedikit sekali orang yang sukses, dan begitu banyak orang mengalami ‘kegagalan’ di dunia ini? Faktanya, bukan karena orang tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, melainkan karena sangatlah sulit untuk melakukan hal-hal yang benar secara konsisten! Sebagai contoh, bila Anda ingin mencapai hidup bahagia, damai, dan sukses, cukup berpegang pada 10 Perintah Allah. Sederhana bukan? Hanya sepuluh, bukan dua puluh! Tetapi berpegang pada 10 Perintah Allah saja sangatlah sulit!
Ingin menjadi orang yang efektif dan sukses? Ikutilah ajaran 7 Habits of Highly Effective People. Lebih mudah bukan? Hanya tujuh saja! Jadi mengapa hal itu sangat sulit? Karena untuk menjalankannya membutuhkan komitmen, disiplin, dan pengorbanan. Pain vs Pleasure. Immediate vs Delayed Gratification. Kebanyakan orang tidak siap untuk melakukan pengorbanan yang diperlukan!

Sukses bukanlah sesuatu yang muncul dalam semalam. Sukses adalah sebuah proses dan konsekuensi dari melakukan hal-hal yang benar secara konsisten. Untuk menjadi sukses, ada serangkaian ”rules” yang harus diikuti. Dengan risiko menjadi terdengar klise, biasa-biasa saja, kuno, dan bahkan mengecewakan, saya sangat percaya bahwa kesuksesan atau kegagalan dari seorang individu tergantung dari 3 faktor utama, yaitu:

A = Attitude
S = Skills
K = Knowledge

Ya, saya mengakui, ini bukanlah hal baru, bukan sesuatu yang mengejutkan, dan bukan pengetahuan muktahir. Tetapi, inilah “prinsip-prinsip dasar” yang sudah teruji oleh waktu.
Saya sangat percaya bahwa untuk mencapai kesuksesan, seorang individu hanya perlu menjalankan prinsip-prinsip tersebut dengan benar serta konsisten dan disiplin dalam menjalankannya. Kabar baiknya adalah: itu bukanlah daftar yang panjang—cuma sebuah daftar tentang 5 hal yang harus Anda lakukan dengan benar dan konsisten… maka Anda akan sukses!

Dengan kata lain, untuk mencapai kesuksesan, Anda hanya perlu MENGETAHUI dasar-dasar yang benar, dan MELAKUKAN-nya. Kebanyakan orang tidak sukses karena:

  • Mereka sebenarnya mengetahui dasar-dasar tersebut.
  • Mereka mendapatkan dasar-dasar tersebut dengan tidak benar
  • Mereka tidak cukup disiplin dalam melakukan dasar-dasar tersebut secara konsisten.

 

Categories: Pengembangan Diri | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.