Posts Tagged With: bisnis

Mental Awal Memulai Bisnis

entrepreneur-001

Untuk memulai bisnis terkadang kita merasa kesusahan. Hal tersebut bisa di sebabkan beberapa faktor seperti perencanaan yang kurang matang, kurang nya modal, kurang nya pengalaman dll. Berikut langkah-langkah awal yang harus diperhatikan saat akan memulai bisnis :

1. Memulai dari perkara yang kecil

Setiap ide bisnis kemungkinan berupa ide yang besar dan terkadang membutuhkan modal yang besar juga. Untuk itu kita bisa memulainya dengan sesuatu yang lebih kecil. Misal pada saat kita ingin membuka toko accesories komputer, kita bisa memulainya dengan jualan online dahulu di kaskus dimana stok tidak harus banyak (bahkan terkadang tidak perlu stok) dan tidak membutuhkan biaya sewa toko. Bila kita ingin menjadi seorang penulis yang besar, kita bisa memulai terlebih dahulu dengan menulis blog seperti yang saya lakukan sekarang ini. Ingat bila kita tidak setia dengan perkara yang kecil, maka perkara yang besar tidak akan kita dapatkan.

2. Kerja Keras

Terkadang saat kita ingin memiliki bisnis kita berpikir bahwa nanti kita bisa santai dan semua nya sudah ada yang mengerjakan. Bila pemikiran seperti itu yang ada di benak kita maka sebaiknya kita jangan memulai bisnis. Bisnis akan dapat seperti apa yang kita pikirkan (time freedoom) apabila sudah jalan, sedangkan bila belum jalan maka kita harus lebih bekerja keras daripada bekerja ikut orang. Kita harus rela bekerja larut malam, bahkan di akhir pekan.

3. Milikilah Keyakinan Yang Kuat

Sebagai karyawan kita memiliki posisi aman akan tetap mendapatkan penghasilan setiap bulannya, sedangkan untuk pebisnis terkadang meskipun kita sudah bekerja keras kita tetap tidak memiliki jaminan penghasilan tiap bulannya. Oleh sebab itu kita harus memiliki keyakinan bahwa kerja keras kita kedepan akan mendapatkan hasil yang luar biasa. Ingat apa yang kita tabur itu yang kita tuai.

4. Menunda kesenangan

Apabila nantinya bisnis kita sudah terlihat hasilnya, jangan langsung meningkatkan gaya hidup. Sebaliknya tingkatkan gaya hidup sewajarnya dan gunakan keuntungan yang ada untuk membangun sebuah aset yang lain seperti property, saham, usaha baru, ataupun instrument investasi yang lain. Sehingga nantinya terbentuk saluran pemasukan yang lebih banyak.

5. Bersukacitalah

Nikmati setiap persoalan dan stress yang ditemui sebagai proses pendewasaan diri. Bila ada masalah segera selesaikan, bila ada masalah yang besar coba kecilkan masalah tersebut kemudian selesaikan.

6. Fokus yang benar

Dalam memulai usaha juga sebaiknya kita berfokus pada apa yang benar. Sebagai contoh saya sekarang yang bekerja sebagai agen asuransi (financial consultan) harus mementingkan kepentingan nasabah dari pada mengejar komisi. Sebagai pebisnis juga demikian kita harus berfokus pada kepentingan pelanggan dan berikan pelayanan yang terbaik. Nilai nilai positif yang kita berikan tersebut merupakan pupuk bagi bisnis kita untuk lebih berkembang. Semakin besar nilai positif yang kita berikan, makin cepat besar pula bisnis kita.

Advertisements
Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi | Tags: , , , , | Leave a comment

What, Why, How

Mencapai target dalam kehidupan dibutuhkan unsur-unsur penting seperti what, why, dan how. Tiga hal itu membantu Anda mencapai kesuksesan.

Arti unsur dari what, why, dan how dalam kehidupan
Ternyata pada dasarnya apa yang terpenting harus Anda golongkan, dan apa yang bisa Anda golongkan? Oleh karena itu, mari Anda lihat di bawah ini:

  1. What
    What adalah “Apa yang penting dan yang ingin Anda capai”.
    Contohnya: Anda menginginkan kekayaan, bisnis lancar , pasif income. Tapi dalam hal ini nantinya akan saling berkesimbungan.
    Intinya di sini adalah, Apa saja yang ingin Anda capai!
  2. Why
    Why adalah alasan dari apa yang ingin Anda capai (what)
    Maksudnya adalah, jika Anda ingin seperti yang Anda mau, mengapa Anda ingin memilikinya atau mengapa Anda ingin capai hal tersebut?
    Contohnya : Karena Anda ingin bahagia, hidup tenang, merasa nyaman , freedom, lebih menikmati waktu dengan keluarga, fokus kepada hal spiritual, dan Anda bisa menjaga kesehatan.
  3. How
    How adalah bagian yang paling terpenting. Karena how mengacu pada action yang akan kita ambil. How di sini adalah, “Bagaimana cara Anda bisa mencapai sebuah target”. Itu hal yang paling penting yang Anda harus selesaikan diawal, bukan dari what atau why diatas.
Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , , | Leave a comment

Merencanakan Keuangan

Semua orang ingin hidup bahagia, sejahtera, dan sentosa. Tapi, mungkinkah keinginan itu bakal terwujud? Takdir memang ada di tangan Tuhan. Tapi, bukan mustahil kebahagiaan dan kesejahteraan itu bisa kita ciptakan sendiri, tentu dengan usaha dan kerja keras.

Keinginan hidup lebih baik di masa mendatang adalah modal berharga. Pertanyaannya, bagaimana bisa mencapainya? Kunci dari semua itu adalah menata dan merencanakan keuangan kita secara matang. Hanya saja, dasar keinginan untuk mewujudkan kebahagiaan saja kurang kuat memotivasi kita untuk berdisiplin mengelola keuangan. Harus ada tujuan spesifik agar kita lebih fokus pada tujuan dan sasaran ke di masa mendatang.

Bagaimana memastikan bahwa beberapa keinginan dalam hidup itu adalah tujuan utama kita? Kita harus menyadari bahwa sebuah mission impossible mewujudkan semua keinginan. Kita harus lebih bijak menentukan secara spesifik, apa saja tujuan utama itu. Caranya, kita harus mendata lebih dulu semua tujuan itu berdasarkan siklus dan tahap kehidupan.

Misalnya, jika Anda sekarang masih lajang, mungkin membeli kendaraan, memiliki rumah, menikah termasuk tujuan hidup Anda. Setelah Anda menikah dan punya anak, membiayai pendidikan anak hingga jenjang paling tinggi, menyiapkan pensiun, menyiapkan dana untuk pernikahan anak, menjadi tujuan berikutnya.

Di antara sekian banyak tujuan itu, kita harus menyortir dengan tetap berpijak di bumi. Artinya, dengan melihat kemampuan diri Anda dan keluarga, kondisi keuangan, dan unsur kebutuhan mendesak. Anda harus berani menentukan mana yang menjadi prioritas utama.

Seringkali, dalam penentuan tujuan prioritas, muncul godaan-godaan di tengah jalan. Contoh, ketakutan atau kekhawatiran Anda atau pasangan Anda sakit berat atau meninggal dunia. Pelbagai risiko ini memang harus dipertimbangkan, tapi jangan mengganggu penentuan tujuan hidup.

Faktor emosional itu justru akan mengganggu tujuan sesungguhnya perencanaan keuangan keluarga Anda. Kekhawatiran dan ketakutan akan masa depan tidak bisa menjadi dasar tujuan perencanaan keluarga. Motivasi yang lebih mendasar adalah meraih dan mewujudkan kebahagiaan bagi Anda dan keluarga Anda.

Perencanaan keuangan bukan sekadar berkaitan dengan nilai uang. Kalau kita hanya menyederhanakan dalam hitungan angka, tujuan perencanaan keuangan tidak maksimal. Sebab, tak mungkin kita bilang, jatah uang memasukkan anak ke universitas Rp 75 juta dan biaya liburan hanya Rp 10 juta akan selalu jadi kenyataan.

Meski akhirnya kita harus berhitung dengan angka, tujuan perencanaan keuangan lebih besar dari itu, yakni memberikan yang terbaik bagi keluarga. Konkretnya, ini adalah cara mewujudkan kesenangan dan kebahagiaan bagi keluarga. Sukses tak cukup dihitung dari pencapaian angka. Lebih dari itu, ukuran tertinggi adalah kepuasan batin.

Skala waktu

Maka, saat menetapkan prioritas tujuan perencanaan keuangan keluarga, tidak ada salahnya kita mulai memilah tujuan dengan skala waktu: jangka panjang dan jangka pendek. Tujuan jangka pendek biasanya dalam kurun waktu 12 bulan. Sedangkan tujuan jangkap panjang bisa lebih dari satu tahun sampai puluhan tahun.

Perencanaan jangka panjang dan pendek adalah sebagai pemilah kebutuhan mendesak dan penting. Kita acap sulit membedakan keduanya. Mungkin, kebutuhan dan tujuan kita adalah penting, tapi tidak mendesak saat ini. Misalnya, kita saat ini memiliki anak masih bayi dan berniat merencanakan pembiayaan pendidikan si buah hati. Biaya pendidikan anak jelas penting, tapi belum mendesak dilakukan dalam waktu dekat.

Ada lima hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan tujuan perencanaan keuangan keluarga. Yakni, SMART: specific, measurable, achievable, realistic, dan time-frame.

Pertama, spesifik. Artinya, kita harus dapat membayangkan tujuan kita secara detail. Misalkan, untuk dana pendidikan anak, kita harus dapat memperkirakan calon universitas anak kita nanti. Kita juga harus dapat membayangkan kehidupan yang kita inginkan pada saat mengisi masa pensiun nanti.

Keduameasurable (dapat diukur). Alat ukurnya adalah besaran uang. Misalkan, kita ingin menyusun rencana liburan akhir tahun. Kita harus memperkirakan kebutuhan anggaran berlibur bersama.

Ketiga, achievable atau dapat kita capai. Agar tidak menjadi pungguk merindukan bulan, sebaiknya tujuan keuangan disesuaikan dengan kemampuan keuangan kita.
Keempat, realistis atau masuk akal, bukan khayalan yang tidak dapat diwujudkan.

Kelimatime-frame. Artinya, kita harus memiliki jangka waktu yang jelas untuk mencapainya. Misalkan untuk pendidikan anak, kita harus tahu jelas kapan anak akan kuliah. Kita juga harus mengetahui pada umur berapa kita akan pensiun dari pekerjaan kita

diambil dari salah satu artikel di internet.

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , , , , , , | 1 Comment

Mengatasi Kemalasan

Jika Anda merasa malas menjalani aktivitas dalam hidup, maka solusi menghindari menghilangkan rasa malas tersebut harus Anda pelajari. Sifat malas akan berakibat buruk bagi kehidupan Anda yang tentunya itu tidak Anda harapkan.

Mereka sibuk dan mereka tetap sibuk karena itu salah satu cara untuk menghindari sesuatu yang tidak ingin mereka hadapi. Ada orang sibuk nonton TV, sibuk memancing, bermain golf, sibuk belanja ke Mall, namun didalam hati mereka ingin menghindari sesuatu hal yang tidak ingin mereka hadapi. Ini adalah bentuk kemalasan yang paling umum.

Malas dengan jalan tetap sibuk. Ada juga orang yang sibuk bekerja keras sehingga tidak perduli dengan istri dan anaknya. Dan ada juga orang yang terlalu sibuk mengurusi kekayaan mereka dan tidak perduli dengan kesehatan mereka. Dan ada orang yang terlalu sibuk mengurusi kesehatan dan tidak perduli lagi terhadap pekerjaan.

Yang menjadi ukuran malas adalah apa yang dianggap penting jauh di dalam lubuk hati mereka, tetapi mereka hindari.

Kata Robert Kiyosaki, “Obat untuk kemalasan adalah sedikit ketamakan”. Seringkali kita mendengar dikatakan bahwa “orang tamak adalah orang yang jahat”. Namun dalam diri kita semua adalah nafsu/hasrat untuk memiliki barang-barang baru atau bagus atau hal-hal yang menyenangkan. Jadi agar hasrat itu tetap terkendali, orang tua kita kerap kali menemukan cara-cara untuk menekan hasrat itu dengan cara menciptakan rasa bersalah.

Jadi, setiap kali anda mendapati diri anda menghindari sesuatu yang anda tahu seharusnya anda lakukan, maka satu-satunya hal yang anda tanyakan pada diri anda sendiri adalah “apa untungnya untuk saya?” Bersikaplah sedikit tamak. Itulah obat yang terbaik untuk kemalasan. Akan tetapi, terlalu tamak, seperti apapun lainnya yang berlebihan, tidaklah baik.

Menurut saya pribadi, bagaimana menghilangkan rasa malas kita harus mempunyai alasan yang sangat kuat. Dan alasan yang sangat kuat adalah menghindari sengsara dan mencari nikmat.

Bila kita sedang malas, bayangkan, dengarkan dan rasakan penderitaan yang amat sangat dengan detail dan emosionil (tulis minimal 10 kerugian) bila kita masih bermalas-malasan atau tidak melakukan hal-hal yang penting, dan bayangkan, dengarkan dan rasakan kenikmatan yang amat sangat secara detail dan emosionil (tulis minimal 10 kenikmatan) bila kita sudah mulai rajin dan melakukan hal-hal yang penting.

Akhir kata, semoga artikel ini memotivasi Anda untuk melawan rasa malas dan merasakan dampak positif dari sifat rajin!t

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , , | 3 Comments

Membuat Nilai Tambah

Agar bisnis berkembang pesat dan tumbuh sukses, nilai tambah sangat diperlukan. Faktor-faktor nilai tambah pun akan membuat bisnis Anda unggul.

Dalam bisnis ini kita harus selalu mempunyai nilai tambah, sebetulnya nilai tambah itu secara garis besar di bagi tiga. Anda hanya bisa ambil dua , jarang sekali anda bisa tiga tiganya. Ini saya ambil dan belajar dari Michael Tracy bagaimana ”Double Digit Grow”. Ini buku yang sangat bagus dan bagaimana kita tumbuh dua kali lipat. Dia cerita tentang IBM dan perusahaan yang tumbuhnya cuma dua sekian persen tapi ada juga yang 11% dan 20%,dan terus tumbuh. Dan ada Jhonson anda jhonson yang tumbuh selama 59 tahun bisnis nya terus tumbuh dan tumbuh terus. Dan saya pun masih terus harus belajar, disini dikatakan oleh Michael Tracy ada tiga keunggulan bisnis.

Satu adalah murah, anda dengan operasional yang paling ringkes dan paling efisien anda bisa murah. Bisa seperti toko buku saya, satu keunggulannya adalah murah, parkir gratis dan segala macam yang lainnya, yang kedua keunggulan berikutnya adalah unggul dalam mutu produk – produk anda, dahsyat luar biasa, mutunya lebih baik di banding yang lain, yang ketiga adalah servisnya atau pelayanannya.

Hanya tiga menurut dia dan servis itu termasuk kecepatan.

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , | 1 Comment

Jenis Jenis Mindset Orang

Jenis-jenis mindset yang akan saya jelaskan dibawah ini adalah mindset orang-orang yang sering dipakai untuk bisnis. Tapi ada satu mindset yang saya rekomendasikan dalam bisnis Anda, yang saya yakin ini menjadi nilai tambah dalam bisnis Anda.

Berikut jenis-jenis model mindset :

  1. Lose & Lose
    Ini mindset yang harus Anda dan bisnis Anda jauhi. Misalnya, ada sekelompok karyawan yang menuntut kenaikkan gaji kepada suatu perusahaan dengan cara berdemo, jika seperti ini siapa yang lose? Kedua-duanya baik karyawan (pendemo) dan pemimpin perusahaan juga. Mengapa? Karena proses produksi perusahaan tersebut berhenti dan si karyawan akan terancam blacklist karena dianggap seorang pendemo
  2. Win & Lose
    Mindset seperti ini hanya Anda yang untung tanpa Anda memikirkan orang lain akan mendapatkan keuntungan atau tidak. Ini hanya menang sepihak
  3. I Win & You Win
    Jika seperti ini Anda dan orang lain akan memperoleh keuntungan Anda, namun Anda terlebih dahulu yang akan memperoleh keuntungan.
  4. You Win & I Win
    Mindset ini yang sangat rekomendasikan, karena membiarkan orang lain win terlebih dahulu baru Anda yang win. Maka Anda akan lebih disukai dan dipercaya oleh banyak orang. Jika Anda terapkan dalam bisnis Anda maka bisnis tersebut akan berjalan dengan lancar. Karena semua win dulu, termasuk karyawan, partner, konsumen, relasi, kolega, klien, dan pihak lain yang ada dalam bisnis Anda.

Sekian tentang mindset, semoga bermanfaat. Rubah mindset Anda untuk mencapai tujuan Anda.

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , | 2 Comments

Feng Shui Percayahkah ?

Percaya pada ramalan mungkin sudah menjadi kebiasaan Anda dalam menebak nasib. Ramalan fengshui boleh saja Anda percayai untuk merubah kehidupan Anda.

Menurut pengalaman saya, ramalan Feng Shui akan menjadi kenyataan bila kita fokus dan yakin (atau terpengaruh/ secara tidak sadar Sub-Concious Mind kita ). Dan cenderung akan tidak terjadi ramalan tersebut bila kita fokus dan yakin pada hal yang berlawanan dari ramalan tadi. Apalagi bila kita cenderung tidak peduli atau tertantang untuk membuat hal yang sebaliknya dari ramalan tadi. Kemudian mengenai Feng Shui itu sendiri, saya percaya seperti hal berikut, bahwa hal keberuntungan itu ada tiga:

Keberuntungan Langit, yang dimana segala sesuatu hal yang tidak kita bisa rubah itu namanya keberuntungan langit, dimana, anaknya siapa, yang dari Tuhan itu 100% haknya Tuhan. Kita tidak punya kewenangan atau hak apapun untuk merubahnya. Keberuntungan Bumi, adalah kalau menurut saya 50% hak manusia dan 50% lagi adalah hak Tuhan, maksudnya adalah Feng Shui itu sangat-sangat tergantung dari manusianya juga, tergantung dari buminya juga. Misalnya kita tinggal dimana dan kita tidak suka, kita bisa pindah rumah. Dan bila keberuntungan manusianya tinggi maka keberuntungan buminya juga akan terpengaruh.

Ada catatan dibukunya Daniel Goleman tentang Emotional Quotient, dimana pada waktu Hawaii dilanda badai, ternyata apa yang terjadi, orang-orang yang mempunyai kecerdasan emotional yang lebih tinggi, keberuntungan buminya pun ikut terpengaruh, seharusnya terkena badai dia hancur, tetapi setelah di survey orang-orang yang mempunyai kecerdasan emotional lebih tinggi mereka selamat, entah mungkin rumahnya rubuh, tetapi mereka sudah membuat suatu pertahanan di basement, sehingga mereka selamat, mungkin mereka sudah mengasuransikan, sehingga dapat ganti rugi. Ada juga yang sudah membangun pondasi yang lebih kuat, inilah yang membedakan orang yang naif mengandalkan nasib dan yang mengandalkan talenta yang diberikan oleh Tuhan. Salah satu contoh, ada rumah di Solo yang kalau dinilai secara Feng Shui sangat buruk ( tusuk sate, dibelakang rumah ada sungai, jalan yang tusuk sate tersebut, dari atas kebawah, mengarah ke rumah dibawah ). Tapi orang ini termasuk salah satu orang yang paling kaya di Solo saat itu. Ada orang bilang itu karena orangnya kuat. Inilah yang dimaksud keberuntungan manusianya bagus.

Keberuntungan Manusia itu adalah 100% haknya manusia. Tuhan sudah memberikan kita talenta melalui keberuntungan langitnya, boleh dikata kita masing-masing punya talenta / bakat / hal yang dahsyat seperti yang dikatakan dalam kitab suci. Jika dia diberikan talenta lima maka dia harus mengembangkan menjadi sepuluh atau lebih, dan bagi yang diberi talenta satu tapi tidak bisa mengembangkannya, masih tetap satu, maka talenta ini akan diambil dan diberikan pada yang memiliki sepuluh. Iman Kita Kepada Tuhan itu memberikan baik apa adanya, walau pun terjadi badai atau kebakaran hutan kita harus ada permohonan dalam hidup kita, itu hukum alam selalu ada naik dan ada turun, tapi dalam hidup ini kita harus percaya kita harus fokus punya iman bahwa akan terjadi suatu hal yang baik dan kita terus belajar kepada orang – orang yang sudah mencapai pada hal yang kita inginkan menjadi baik dan kita kerjasama dengan orang – orang yang terbaik dibidangnya jadi kita memberikan yang terbaik dari usaha kita, maka kita akan mencapai usaha yang kita ingin kan mungkin Tuhan menunda tapi bukan menolak.

Saran saya, bila kita tidak percaya kepada Feng Shui maka kita tidak perlu bertanya, fokuslah untuk mengembangkan talenta kita sendiri untuk membuat nilai tambah yang baik untuk kita, orang banyak dan Tuhan maka kita akan sukses. Bila kita percaya atau sudah terlanjur tanya atau mendapat informasi yang tidak ada ruginya untuk kita jalankan atau bila informasi tadi, bila tidak kita jalankan, kita merasa terganggu di pikiran kita. Saran saya, jalankan apa yang di minta pakar Feng Shui tadi, sehingga kita bekerja lebih yakin dan mantap.

Kalau ramalan itu jelek tugas kita untuk membalikkan bahwa itu tidak terjadi karena kita percaya pada Tuhan bukan kepada ramalannya dan Tuhan telah memberikan baik adanya. Dan kalau yang terjadi yang jelek maka kita harus memberikan arti yang baik. Biasanya kita harus mengambil tindakan yang baik untuk kita, orang banyak dan yang baik untuk Tuhan itu sendiri, saya percaya bahwa ramalan itu salah. Bila ramalan itu baik tugas kita percaya bukan berarti kita naïf, tapi kita benar menyadari karunia yang diberikan Tuhan untuk mengembangkan talenta yang diberikan tadi baik. Karena semua itu adalah tergantung bagaimana kita memberi arti, semoga bermanfaat.

From : TDWClub

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , , | Leave a comment

Mengapa yang Kaya Semakin Kaya

Penyebab seseorang yang kaya menjadi makin kaya raya harus Anda pelajari jika ingin meningkatkan penghasilan Anda. Kekayaan bisa Anda peroleh jika telah mempelajari perbedaan gaya hidup orang kaya.

Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin ?

Kenapa orang kaya semakin kaya ?, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial?

Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.

Kenapa orang miskin bablas miskin ?
Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :

Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang belajar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.

Silahkan dijawab dengan kejujuran masing-masing dibawah ini :

Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang.

Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakah Anda?

diambil dari : TDWClub

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , , , , | Leave a comment

Menseting Goal

Merancang tujuan hidup dibutuhkan beberapa langkah yang tepat agar diri Anda bisa lebih sukses. Goal kehidupan Anda bisa Anda atur sekarang juga.

Bagaimana mensetting goal yang bisa membuat diri Anda jauh lebih dahsyat.
Goal atau tujuan. Setiap orang pasti punya goal termasuk Anda. Goal bisa dibuat setiap tahun, setiap bulan, bahkan setiap hari, dan setiap jam pun Anda bisa membuat goal Anda. Namun sudah pasti ada perbedaannya.

Goal pertahun, pastinya akan jauh lebih besar dan biasanya itu goal jangka panjang. Jika Anda sudah mempunyai goal jangka panjang Anda. Saya akan berikan tips untuk mempermudah Anda dalam mencapainya, misalnya si Amir mempunyai goal dalam setahun mendapatkan keuntungan 12 milyar dalam setahun, terlalu besar? Namun setahun ini dengan goal tersebut bisa kita bagi untuk menjadi goal bulanan. Jadi Amir dalam sebulan harus 1 milyar pemasukannya, terlalu besar? Bisa dibagi menjadi goal harian, dalam sehari Amir harus meperoleh 33 juta. Dengan demikian akan jauh lebih kecil untuk mencapai goal yang sama.
Pada umumnya saya selalu memberikan saran kepada member lainnya untuk membuat goal yang lebih besar dari apa yang mampu Anda capai, misalnya Anda bisa dan yakin mencapai 300juta, Anda set goal 500juta.

Berikut faktor-faktor apa saja yang harus Anda jadikan goal untuk Anda :

  • Sikap = Apa yang anda mau rubah dalam ide goal Anda
  • Public Service = Sosialisasi, targetkan berapa orang dahsyat yang harus Anda kenal
  • Physical
  • Financial = berapa income yang Anda targetkan dalam goal Anda?
  • Family
  • Education = dalam goal Anda, pembelajaran apa yang harus Anda kuasai
  • Career

Semoga informasi ini cepat Anda manfaatkan dan praktekkan,

diambil dari : tdw club

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , , , , | 1 Comment

Cara Cerdas Penuh Etika Menaikan Penjualan dengan Social Media

Era saat ini, internet tidak hanya digunakan sebagai media peningkatan wawasan, namun kita pun banyak dipermudah dalam hal berbelanja secara online. Tidak perlu lagi berkunjung ke super market yang jaraknya begitu jauh.
Melihat fenomena ini, muncul banyak ide untuk memanfaatkan media internet untuk menambah pendapatan. Banyak orang yang mulai membuat bisnis online dan menjual produk-produknya secara online.
Tapi untuk memperoleh tingkat penjualan yang baik, perlu adanya pengelolaaan Bisnis Online secara Cerdas dengan Nilai Etika yang cukup. Cerdas ? ya, Jika bisa memasarkan produk dengan modal yang sedikit, kenapa tidak dilakukan? Bahkan kini memasarkan produk secara gratis juga sudah sangat memungkinkan, yaitu dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi dan promosi produk Anda. Beretika ? Haruslah bijaksana dan penuh etika dalam penyajiannya. Hal ini sangat penting dilakukan ntuk menumbuhkan ketertarikan dan rasa kepercayaan calon pelanggan sehingga Pencitraan terhadap Produk Anda semakin tinggi.

Lain ladang lain belalang, begitulah ungkapan untuk masing masing Social Media terutama dalam hal pengelolaannya. Namun banyak pula kesamaan yang bisa dilakukan dalam mengatur portfolio akun Social Media kita.

Facebook

Hampir semua orang yang sdh memanfaatkan internet pasti mempunyai akun yang satu ini. Itu sebabnya situs ini sampai sekarang masih menjadi primadona untuk menjadi media jejaring sosial.

Untuk memulai kegiatan promosi atau kampanye merk anda di facebook cobalah beberapa tip berikut.

1) Buatlah akun dengan susunan nama Anda kemudian diikuti nama Bisnis. Ini dimaksudkan agar teman anda mengetahui bahwa Bisnis ini adalah milik Anda dan kalaupun ada orang yang belum mengetahui nama dan bisnis yang anda kelola, orang tersebut percaya bahwa nama pemilik tercantum disana.
2) Masukan foto profil Bisnis dengan tampilan foto anda kecil disekitar foto profil tersebut. Atau buatkan album di akun tsb yang merupakan foto2 dan aktifitas terutama yg berhubungan dgn Bisnis anda, misal foto2 anda dengan karyawan anda.
3) Buatlah informasi yang jelas dan masih tersedia sampai saat ini, misal : nama website, alamat email dan nomor telepon yang masih berlaku. Ini sangat penting untuk memberi kesan baik terhadap keseriusan anda dalam mengelola bisnis.
4) Jangan pernah melakukan Tag foto tanpa diminta, hal ini akan membuat rasa tidak nyaman teman Anda, bahkan pencitraan Bisnis akan semakin buruk, karena terkesan terlalu mengobral produk.
5) Konten akan menjadi faktor utama ketertarikan calon konsumen anda. Jadi buatlah konten yang bermanfaat berupa tips, pengalaman dengan sebuah produk, tutorial, berita dan hal2 lainnya yang berhubungan bisnis anda.
6) Jangan terlalu banyak membuat posting produk, karena hal ini akan membuat jenuh.
7) Sesekali ungkapkan rasa terima kasih terhadap pelangggan2 anda yang loyal saat setelah bertransaksi.

Twitter

Sebuah pepatah dari para leluhur terdahulu yang mengajarkan kearifan yaitu “ Mulutmu Harimaumu “ masih melekat begitu erat di era teknologi informasi sekarang ini.
Begitu dasyatnya promosi tradisional “dari mulut ke mulut” itu berdampak pada penjualan sebuah produk sudah cukup menjelaskan kenapa cara promosi tersebut masih ada hingga sekarang. sebut saja Twitter, begitu banyak kebahagiaan yang berasal dari sebuah perkataan dan ada juga tragedi yang disebabkan komentar yang sederhana.

Inilah yang menjadi salah satu kekuatan Twitter dalam perannya sebagai etalase gossip di dunia maya. Pernahkah anda berpikir untuk berinvestasi melalui gossip?
Ada sedikit tips untuk Anda untuk meledakan penjualan Anda dengan memanfaatkan Twitter sebagai media sosialisasi produk Anda.

1) Daftarkan nama akun dengan nama Anda pribadi sebagai username kemudian berilah nama twitter dengan produk penawaran Anda (nama ini bisa diganti di kemudian hari).
2) Buatlah Photo Profile yang ada hubungannya dengan produk Anda.
3) Buatlah penyusunan kata yang efektif dengan singkatan kata yang sudah sering dipakai, karena postingan dibatasi 140 karakter.
4) Buatlah postingan yang bersambung apabila konten dari postingan lebih dari 140 karakter. Hal ini dapat membuat follower anda tetap menunggu postingan anda selanjutnya, selama konten yang anda kirimkan bermanfaat untuk mereka.
5) Untuk menambah jumlah Follower, coba kunjungi beberapa akun orang populer yang kira2 followernya merupakan segment produk Anda, kemudian follow masing masing dari follower tersebut, tunggu beberapa hari, kemungkinan orang tersebut akan melakukan followback Anda.
6) Kekuatan Twitter dalam penyampaian pesan akan lebih besar lagi saat dikombinasi dengan Blog yang ada kaitannya dengan produk Anda. Misal Produk Anda Toko Online Pakaian Anak, maka buatlah blog dengan thema Parenting dengan mengarah segment orangtua. Buatlah beberapa tips yang bersambung dan dihubungkan dengan Blog Anda. Jangan lupa gunakan shortener untuk mempersingkat nama web.
7) Sesering mungkin melakukan interaksi dua arah dengan follower Anda sehingga mereka merasa diperhatikan. Hal ini untuk memupuk kesetiaan follower Anda bahkan mereka dengan sukarela mereferensikan kepada para follower mereka.
8) Sesekali melakukan Retweet konten twitter yang dianggap bagus dan inspiratif dari beberapa publik figur, sehingga dapat menggambarkan kualitas akun twitter Anda.
9) Jangan mengobral Lapak dagangan Anda terus menerus, cobalah berikan sesuatu yang menarik dan bermanfaat agar Follower atau teman anda tidak merasa bosan.

” Untuk membangun pencitraan Produk Anda, jangan melakukan posting atau status pada FB maupun Twitter yang berisikan keluh kesah yang berlebihan, menghujat, beropini negatif terhadap kondisi saat ini (sosial politik), opini SARA, bergunjing yang tidak ada manfaatnya. Semua hal negatif ini akan meruntuhkan pencitraan Produk maupun Personal Anda “

Blog

Sampai saat ini Blog masih menjadi alat yang handal untuk membangun sebuah Branding baik itu produk maupun secara individual. Hal ini didukung dengan fasilitas Blog yang memberikan unlimited space untuk berekspresi dalam mengungkapkan opini secara panjang lebar dan detail.
Tips memanfaatkan Blog sebagai penunjang penjualan Anda :

1) Buatlah akun gratis Blog di Blogspot.com atau WordPress.com
Untuk lebih terlihat terpercaya, pakailah domain dan hosting berbayar, kemudian install dengan platform blog WordPress.
2) Buatlah beberapa artikel menarik yang berhubungan dengan segment produk anda. Artikel ini dapat berupa tips, pengalaman dalam pemakaian sebuah produk, opini pada masalah tertentu yang sedang trend saat ini, dan banyak lagi.
3) Untuk menambah trafik Blog, buatlah tautan link artikel Blog tersebut di akun FB dan Twitter Anda. Hal ini akan menambah trafik di Blog dan menambah jumlah teman dan follower di FB dan Twitter selama konten yang 4) Anda sajikan bermanfaat dan unik.
Tampilkan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti, dan batasi jumlah kata tidak lebih dari 400 kata.
5) Buatlah sistem member pada Blog Anda, kemudian sesekali berikan bonus berupa e-book atau coupon discount produk Anda apabila member pembaca 6) Anda memberikan komentar, karena dengan komentar maka Blog akan terasa hidup.

Youtube

Banyak orang yang suka dengan membaca, namun tak jarang orang yang sangat mengandalkan audio visual untuk dapat menyukai dan menumbuhkan ketertarikan tertentu. Oleh sebab itu Youtube mengusung niatnya untuk menitik beratkan entertainment pada para penikmat audio visual alias video.
Tips tepat memanfaatkan Youtube sebagai channel Pemasaran Anda :

1) Buatlah sebuah penjelasan rinci tentang produk Anda di Youtube dengan pembicara Anda sendiri selaku Owner.
2) Buatlah foto slide tentang produk Anda yang sederhana untuk menambah ketertarikan calon pelanggan Anda.
3) Mintalah pelanggan loyal Anda untuk memberikan video testimonial tentang produk Anda.

Linked in

Situs jejaring sosial ini sangat cocok untuk membangun Personal Branding dimana membernya adalah para proffesional yang sengaja memperlihatkan profile mereka sehingga dapat dilihat orang banyak yang biasanya dilakukan untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan profesi mereka.
Buatlah akun Linked in sebagai sarana memperkenalkan diri Anda selaku Owner Bisnis Anda sendiri dengan penjabaran Profil, Latar Belakang Pendidikan, Pekerjaan sekarang, Portfolio dan Target Anda. Hal ini penting untuk memupuk kepercayaan calon Pelanggan Anda terutama apabila Bisnis yang Anda tawarkan adalah Jasa.
Apabila Anda pernah menjalin kerjasama dengan teman, cobalah minta kepada teman anda tersebut untuk melakukan endorsement tentang diri Anda secara jujur dan tidak berlebihan. Hal ini akan membangun kepercayaan calon pelanggan sebelum menyewa Anda sebagai tenaga profesional mereka.


” Gunakan sarana Social Media secara Cerdas, Kreatif dan Bijaksana, karena Social Media menjadi alat penghubung yang ampuh untuk membangun sebuah pencitraan. Namun akan menjadi sebuah petaka saat kita menggunakannya tanpa Etika yang baik “

Oleh :taufiqz04 kaskus

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi | Tags: , , , , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.