Posts Tagged With: pengembangan diri

4 Prinsip Simple Keberuntungan

4-leaf clover on white background

Keberuntungan adalah sesuatu yang bisa diusahakan dan bukan sesuatu yang bersifat mistic yang tidak bisa di kendalikan oleh manusia. Cara pandang dalam segala sesuatu juga dapat mempengaruhinya. Sebagai contoh simak kisah berikut :

Si Budi adalah orang yang baik, dia memiliki sebuah kebun yang ia tanami dengan buah jeruk. Karena sikapnya yang dermawan dia sering memberikan beberapa kantung plastik buah jeruk tersebut kepada tetangganya. Suatu hari dia mendapatkan kiriman kotoran sapi sebanyak 1 ember dari salah satu tetangganya. Pada saat dia menerima kotoran sapi tersebut bisa saja dia berpikiran negatif dan marah kepada tetangganya, tetapi di lain sudut pandang apa bila dia menangkapnya dengan sikap yang positif maka bagi dia merupakan sebuah keberuntungan karena kotoran sapi tersebut sangat bagus bila digunakan sebagai pupuk untuk tanaman jeruknya.

Dari cerita singkat diatas dapat disimpulkan bahwa keberuntungan sebenarnya bisa kita ciptakan apabila kita memounyai sudut pandsng yang benar. Untuk mendapatkan keberuntungan diperlukan 4 prinsip simple sebagai berikut :

1. Memaksimalkan setiap kesempatan yang ada.
Setiap manusia pasti mempunyai kesempatan, hanya saja terkadang kesempatan tersebut terkadang tidak nampak seperti sebuah kesempatan. Contohnya beberapa saat lalu saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi salah satu pembicara di suatu tempat, bagi saya berbicara di depan umum merupakan sesuatu yang menegangkan. Pada saat itu saya memiliki pilihan untuk mengambil kesempatan itu atau menghindarinya. Bila saya menghindarinya pasti selamanya saya tidak akan pernah berani untuk berbicara di depan umum, namun karena saya menerima kesempatan itu sekarang saya sudah tidak terlalu grogi untuk berbicara di depan umum.

2. Mendengarkan suara hati

Apabila kita akan melakukan hal yang tidak bagus, pasti suara kita akan berteriak agar kita tidak melakukan hal tersebut. Ikutilah suara hati mu karena suara hati di ciptakan untuk menuntun kita kepada keberhasilan.

3. Optimis

Apa yang kita lakukan harus optimis bahwa hal tersebut baik dan menghasilkan buah yang positif. Apabila kita optimis maka secara otomatis pikiran kita akan mencari jalan keluar terhadap setiap kejadian yang ada.

4. Be 100 %

Apa yang kita lakukan dan kita pilih harus kita lakukan dengan segenap hati. Banyak orang yang tidak melakukan sesuatu dengan segenap hati yang malah menjadi hancur. Masih ingat dijaman SMU waktu sang playboy memiliki lebih dari 1 pacar? saya yakin pasti tidak ada satupun dari pacarnya yang nantinya menjadi pasangan hidupnya. Oleh sebab itu prinsipnya sama dengan yang lain seperti pekerjaan, rumah tangga, keyakinan, dan lain sebagainya harus kita lakukan dengan segenap hati (100%).

 

Advertisements
Categories: Pengembangan Diri | Tags: , , , , | Leave a comment

Sukses = Tujuan Hidup (By Billy Boen)

billyboen

Saya cukup yakin banyak Agan yang mungkin ngga setuju dengan judul tulisan ini.
Banyak orang yang bilang bahwa hidup itu pilihan. Apakah salah untuk mereka yang memilih untuk hidup ‘biasa-biasa’ aja? Jawabannya: “Ngga salah”.

Setiap pagi kita bangun, kita langsung dihadapkan oleh banyak pilihan. Kita bisa memilih untuk langsung bangun dari tempat tidur, ke kamar mandi, gosok gigi, mandi, dan seterusnya, atau kita bisa memilih untuk bersantai-santai dulu di tempat tidur, mungkin sambil twiteran atau facebookan. Jadi dari detik kita melek aja, otak kita sudah berputar dan diharuskan untuk memilih mau ngapain.

Saya setuju kalau di dalam hidup ini, penuh dengan pilihan. Apa yang akan kita lakukan detik ini, menit ini, jam ini, hari ini, minggu ini, bulan ini, tahun ini, dan seterusnya. Tapi, saya ngga setuju kalau adalah sebuah pilihan hidup apakah kita mau sukses atau ngga sukses. Meskipun ini adalah sebuah ‘pilihan’, tapi sesungguhnya, menurut saya ini bukan pilihan. Bodoh amat kalau ada orang yang mau ‘milih’ untuk ngga sukses di dalam hidupnya? Ingat, sukses menurut masing-masing orang berbeda-beda dan ngga ada yang salah. Sukses BUKAN semata selalu hanya soal materi.

Ilustrasinya begini.. kalau salah satu arti sukses dalam hidup ini menurut Agan adalah untuk bisa membantu anak-anak yatim piatu,.. masa Agan milih untuk ngga sukses alias gagal dalam membantu anak-anak yatim piatu? Setiap orang punya arti suksesnya, dan sudah seharusnya setiap manusia berjuang untuk memastikan dia dapat meraih apapun arti suksesnya.

Jadi,.. jadikanlah sukses menjadi tujuan hidup Agan. Bagi saya, kalau bisa sukses di dalam hidup ini, kenapa mesti milih ‘biasa-biasa’ aja?

See you ON TOP!

diambil dari : http://www.kaskus.co.id/thread/51d6c2163c118e5d74000002/sukses–tujuan-hidup/

Categories: Pengembangan Diri | Tags: , , , , | Leave a comment

Rahasia Sukses : Skill

skills

Keahlian (skill) lebih mudah untuk didapat. Supaya bisa berhasil dalam pekerjaan, profesi atau bisnis, Anda harus kompeten pada beberapa keahlian yang diperlukan. Seorang manajer harus memiliki beberapa keahlian untuk dapat menjadi manajer yang efektif. Seorang atlit sepak bola memerlukan beberapa keahlian untuk dapat bermain dengan baik. Seorang penghibur memerlukan beberapa keahlian untuk bisa memikat perhatian penonton. Seorang penjual memerlukan beberapa keahlian untuk dapat menjual dengan sukses… tidak hanya satu atau dua keahlian, tetapi beberapa keahlian.
Pertanyaan:

  • Apakah Anda mengetahui keahlian apa saja yang diperlukan untuk bisa sukses sebagai seorang penjual?
  • Apakah Anda mengetahui keahlian apa saja yang diperlukan untuk bisa sukses sebagai seorang penjual pada industri yang tengah Anda geluti (misalnya asuransi jiwa, kesehatan, atau otomotif)
  • Apakah Anda mengetahui keahlian apa saja yang diperlukan untuk bisa sukses sebagai manajer penjualan atau supervisor?
  • Apakah Anda mengetahui keahlian apa saja yang diperlukan untuk bisa sukses sebagai manajer penjualan atau supervisor pada industri yang sedang Anda geluti?

Anda harus tahu jawabannya. Ini adalah profesi Anda! Ini adalah kesuksesan (atau kegagalan) Anda! Sebaiknya Anda mencari tahu dengan cepat bila Anda memang belum tahu jawabannya!

Berikut adalah fakta menarik lainnya:
Keahlian terbaik Anda telah membawa Anda pada posisi Anda hari ini;
Keahlian terburuk Anda menyebabkan Anda diam di tempat dan membatasi Anda dari kesuksesan.
Jadi bila ingin tetap berkembang, menjadi lebih baik, dan lebih baik lagi; Anda harus mencari tahu apa saja kelemahan Anda, lalu berusaha untuk memperbaikinya. Setelah itu, Anda akan bisa berkembang. Tetapi bila Anda hanya mengandalkan keahlian-keahlian Anda yang sekarang untuk bergerak, maka Anda memang akan bergerak, tetapi tidak bergerak maju dan berkembang!

Categories: Pengembangan Diri | Tags: , , , | Leave a comment

Menjadi Saluran Berkat

laut mati

Sebagian dari kita tentunya tau yang namanya laut mati. Di laut mati orang bisa terapung dan airnya sangat asin. Laut Mati berada di antara wilayah Yordania dan negara Palestina.

Laut mati ini disebut mati karena airnya tidak mengalir kemana-mana lagi. Oleh sebab itu air nya memiliki kadar garam yang tinggi dan tidak ada mahluk hidup yang dapat hidup di laut mati ini.

 

Dari sini kita bisa belajar satu hal. Seringkali ada orang memiliki berkat yang melimpah namun dia tidak mau membagikannya kepada orang lain. Orang ini akan mengambil untung yang sebesar-besarnya tapi dia memberikan gaji ke karyawan seminim minimnya. Semboyannya dengan modal sekecil-kecilnya mendapat untung yang sebesar besarnya.

Namun apakah hal yang dilakukan itu bagus? Tentu saja tidak. Karyawan yang bekerja di perusahaan dia akan merasa tertekan sehingga mereka akan mengerjakan kerjaan mereka dengan tidak bersemangat yang menyebabkan produk yang dihasilkan kurang bagus. Sebagian dari karyawan akan melakukan korupsi untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sebagian dari karyawan unggulan / berbakat akan segera pindah ke perusahaan kompetitor yang menyebabkan perusahaan kehilangan orang yang berkwalitas. Bila hal ini terus terjadi maka lama kelamaan yang terjadi adalah seperti laut mati.

Sebaliknya bila kita bisa menjadi saluran berkat maka perusahaan kita akan semakin berkembang, karyawan akan semakin loyal, produk yang dihasilkan akan semakin bagus kwalitasnya. Akibatnya cabang-cabang baru akan berdiri dan makin lama makin tambah besar.

Oleh sebab itu mari kita menjadi saluran berkat agar kita tidak menjadi seperti laut mati.

Categories: Pengembangan Diri | Tags: , , | Leave a comment

Merencanakan Keuangan

Semua orang ingin hidup bahagia, sejahtera, dan sentosa. Tapi, mungkinkah keinginan itu bakal terwujud? Takdir memang ada di tangan Tuhan. Tapi, bukan mustahil kebahagiaan dan kesejahteraan itu bisa kita ciptakan sendiri, tentu dengan usaha dan kerja keras.

Keinginan hidup lebih baik di masa mendatang adalah modal berharga. Pertanyaannya, bagaimana bisa mencapainya? Kunci dari semua itu adalah menata dan merencanakan keuangan kita secara matang. Hanya saja, dasar keinginan untuk mewujudkan kebahagiaan saja kurang kuat memotivasi kita untuk berdisiplin mengelola keuangan. Harus ada tujuan spesifik agar kita lebih fokus pada tujuan dan sasaran ke di masa mendatang.

Bagaimana memastikan bahwa beberapa keinginan dalam hidup itu adalah tujuan utama kita? Kita harus menyadari bahwa sebuah mission impossible mewujudkan semua keinginan. Kita harus lebih bijak menentukan secara spesifik, apa saja tujuan utama itu. Caranya, kita harus mendata lebih dulu semua tujuan itu berdasarkan siklus dan tahap kehidupan.

Misalnya, jika Anda sekarang masih lajang, mungkin membeli kendaraan, memiliki rumah, menikah termasuk tujuan hidup Anda. Setelah Anda menikah dan punya anak, membiayai pendidikan anak hingga jenjang paling tinggi, menyiapkan pensiun, menyiapkan dana untuk pernikahan anak, menjadi tujuan berikutnya.

Di antara sekian banyak tujuan itu, kita harus menyortir dengan tetap berpijak di bumi. Artinya, dengan melihat kemampuan diri Anda dan keluarga, kondisi keuangan, dan unsur kebutuhan mendesak. Anda harus berani menentukan mana yang menjadi prioritas utama.

Seringkali, dalam penentuan tujuan prioritas, muncul godaan-godaan di tengah jalan. Contoh, ketakutan atau kekhawatiran Anda atau pasangan Anda sakit berat atau meninggal dunia. Pelbagai risiko ini memang harus dipertimbangkan, tapi jangan mengganggu penentuan tujuan hidup.

Faktor emosional itu justru akan mengganggu tujuan sesungguhnya perencanaan keuangan keluarga Anda. Kekhawatiran dan ketakutan akan masa depan tidak bisa menjadi dasar tujuan perencanaan keluarga. Motivasi yang lebih mendasar adalah meraih dan mewujudkan kebahagiaan bagi Anda dan keluarga Anda.

Perencanaan keuangan bukan sekadar berkaitan dengan nilai uang. Kalau kita hanya menyederhanakan dalam hitungan angka, tujuan perencanaan keuangan tidak maksimal. Sebab, tak mungkin kita bilang, jatah uang memasukkan anak ke universitas Rp 75 juta dan biaya liburan hanya Rp 10 juta akan selalu jadi kenyataan.

Meski akhirnya kita harus berhitung dengan angka, tujuan perencanaan keuangan lebih besar dari itu, yakni memberikan yang terbaik bagi keluarga. Konkretnya, ini adalah cara mewujudkan kesenangan dan kebahagiaan bagi keluarga. Sukses tak cukup dihitung dari pencapaian angka. Lebih dari itu, ukuran tertinggi adalah kepuasan batin.

Skala waktu

Maka, saat menetapkan prioritas tujuan perencanaan keuangan keluarga, tidak ada salahnya kita mulai memilah tujuan dengan skala waktu: jangka panjang dan jangka pendek. Tujuan jangka pendek biasanya dalam kurun waktu 12 bulan. Sedangkan tujuan jangkap panjang bisa lebih dari satu tahun sampai puluhan tahun.

Perencanaan jangka panjang dan pendek adalah sebagai pemilah kebutuhan mendesak dan penting. Kita acap sulit membedakan keduanya. Mungkin, kebutuhan dan tujuan kita adalah penting, tapi tidak mendesak saat ini. Misalnya, kita saat ini memiliki anak masih bayi dan berniat merencanakan pembiayaan pendidikan si buah hati. Biaya pendidikan anak jelas penting, tapi belum mendesak dilakukan dalam waktu dekat.

Ada lima hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan tujuan perencanaan keuangan keluarga. Yakni, SMART: specific, measurable, achievable, realistic, dan time-frame.

Pertama, spesifik. Artinya, kita harus dapat membayangkan tujuan kita secara detail. Misalkan, untuk dana pendidikan anak, kita harus dapat memperkirakan calon universitas anak kita nanti. Kita juga harus dapat membayangkan kehidupan yang kita inginkan pada saat mengisi masa pensiun nanti.

Keduameasurable (dapat diukur). Alat ukurnya adalah besaran uang. Misalkan, kita ingin menyusun rencana liburan akhir tahun. Kita harus memperkirakan kebutuhan anggaran berlibur bersama.

Ketiga, achievable atau dapat kita capai. Agar tidak menjadi pungguk merindukan bulan, sebaiknya tujuan keuangan disesuaikan dengan kemampuan keuangan kita.
Keempat, realistis atau masuk akal, bukan khayalan yang tidak dapat diwujudkan.

Kelimatime-frame. Artinya, kita harus memiliki jangka waktu yang jelas untuk mencapainya. Misalkan untuk pendidikan anak, kita harus tahu jelas kapan anak akan kuliah. Kita juga harus mengetahui pada umur berapa kita akan pensiun dari pekerjaan kita

diambil dari salah satu artikel di internet.

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , , , , , , | 1 Comment

Mengatasi Kemalasan

Jika Anda merasa malas menjalani aktivitas dalam hidup, maka solusi menghindari menghilangkan rasa malas tersebut harus Anda pelajari. Sifat malas akan berakibat buruk bagi kehidupan Anda yang tentunya itu tidak Anda harapkan.

Mereka sibuk dan mereka tetap sibuk karena itu salah satu cara untuk menghindari sesuatu yang tidak ingin mereka hadapi. Ada orang sibuk nonton TV, sibuk memancing, bermain golf, sibuk belanja ke Mall, namun didalam hati mereka ingin menghindari sesuatu hal yang tidak ingin mereka hadapi. Ini adalah bentuk kemalasan yang paling umum.

Malas dengan jalan tetap sibuk. Ada juga orang yang sibuk bekerja keras sehingga tidak perduli dengan istri dan anaknya. Dan ada juga orang yang terlalu sibuk mengurusi kekayaan mereka dan tidak perduli dengan kesehatan mereka. Dan ada orang yang terlalu sibuk mengurusi kesehatan dan tidak perduli lagi terhadap pekerjaan.

Yang menjadi ukuran malas adalah apa yang dianggap penting jauh di dalam lubuk hati mereka, tetapi mereka hindari.

Kata Robert Kiyosaki, “Obat untuk kemalasan adalah sedikit ketamakan”. Seringkali kita mendengar dikatakan bahwa “orang tamak adalah orang yang jahat”. Namun dalam diri kita semua adalah nafsu/hasrat untuk memiliki barang-barang baru atau bagus atau hal-hal yang menyenangkan. Jadi agar hasrat itu tetap terkendali, orang tua kita kerap kali menemukan cara-cara untuk menekan hasrat itu dengan cara menciptakan rasa bersalah.

Jadi, setiap kali anda mendapati diri anda menghindari sesuatu yang anda tahu seharusnya anda lakukan, maka satu-satunya hal yang anda tanyakan pada diri anda sendiri adalah “apa untungnya untuk saya?” Bersikaplah sedikit tamak. Itulah obat yang terbaik untuk kemalasan. Akan tetapi, terlalu tamak, seperti apapun lainnya yang berlebihan, tidaklah baik.

Menurut saya pribadi, bagaimana menghilangkan rasa malas kita harus mempunyai alasan yang sangat kuat. Dan alasan yang sangat kuat adalah menghindari sengsara dan mencari nikmat.

Bila kita sedang malas, bayangkan, dengarkan dan rasakan penderitaan yang amat sangat dengan detail dan emosionil (tulis minimal 10 kerugian) bila kita masih bermalas-malasan atau tidak melakukan hal-hal yang penting, dan bayangkan, dengarkan dan rasakan kenikmatan yang amat sangat secara detail dan emosionil (tulis minimal 10 kenikmatan) bila kita sudah mulai rajin dan melakukan hal-hal yang penting.

Akhir kata, semoga artikel ini memotivasi Anda untuk melawan rasa malas dan merasakan dampak positif dari sifat rajin!t

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , , | 3 Comments

Membuat Nilai Tambah

Agar bisnis berkembang pesat dan tumbuh sukses, nilai tambah sangat diperlukan. Faktor-faktor nilai tambah pun akan membuat bisnis Anda unggul.

Dalam bisnis ini kita harus selalu mempunyai nilai tambah, sebetulnya nilai tambah itu secara garis besar di bagi tiga. Anda hanya bisa ambil dua , jarang sekali anda bisa tiga tiganya. Ini saya ambil dan belajar dari Michael Tracy bagaimana ”Double Digit Grow”. Ini buku yang sangat bagus dan bagaimana kita tumbuh dua kali lipat. Dia cerita tentang IBM dan perusahaan yang tumbuhnya cuma dua sekian persen tapi ada juga yang 11% dan 20%,dan terus tumbuh. Dan ada Jhonson anda jhonson yang tumbuh selama 59 tahun bisnis nya terus tumbuh dan tumbuh terus. Dan saya pun masih terus harus belajar, disini dikatakan oleh Michael Tracy ada tiga keunggulan bisnis.

Satu adalah murah, anda dengan operasional yang paling ringkes dan paling efisien anda bisa murah. Bisa seperti toko buku saya, satu keunggulannya adalah murah, parkir gratis dan segala macam yang lainnya, yang kedua keunggulan berikutnya adalah unggul dalam mutu produk – produk anda, dahsyat luar biasa, mutunya lebih baik di banding yang lain, yang ketiga adalah servisnya atau pelayanannya.

Hanya tiga menurut dia dan servis itu termasuk kecepatan.

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , | 1 Comment

Jenis Jenis Mindset Orang

Jenis-jenis mindset yang akan saya jelaskan dibawah ini adalah mindset orang-orang yang sering dipakai untuk bisnis. Tapi ada satu mindset yang saya rekomendasikan dalam bisnis Anda, yang saya yakin ini menjadi nilai tambah dalam bisnis Anda.

Berikut jenis-jenis model mindset :

  1. Lose & Lose
    Ini mindset yang harus Anda dan bisnis Anda jauhi. Misalnya, ada sekelompok karyawan yang menuntut kenaikkan gaji kepada suatu perusahaan dengan cara berdemo, jika seperti ini siapa yang lose? Kedua-duanya baik karyawan (pendemo) dan pemimpin perusahaan juga. Mengapa? Karena proses produksi perusahaan tersebut berhenti dan si karyawan akan terancam blacklist karena dianggap seorang pendemo
  2. Win & Lose
    Mindset seperti ini hanya Anda yang untung tanpa Anda memikirkan orang lain akan mendapatkan keuntungan atau tidak. Ini hanya menang sepihak
  3. I Win & You Win
    Jika seperti ini Anda dan orang lain akan memperoleh keuntungan Anda, namun Anda terlebih dahulu yang akan memperoleh keuntungan.
  4. You Win & I Win
    Mindset ini yang sangat rekomendasikan, karena membiarkan orang lain win terlebih dahulu baru Anda yang win. Maka Anda akan lebih disukai dan dipercaya oleh banyak orang. Jika Anda terapkan dalam bisnis Anda maka bisnis tersebut akan berjalan dengan lancar. Karena semua win dulu, termasuk karyawan, partner, konsumen, relasi, kolega, klien, dan pihak lain yang ada dalam bisnis Anda.

Sekian tentang mindset, semoga bermanfaat. Rubah mindset Anda untuk mencapai tujuan Anda.

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , | 2 Comments

Hati hati belalang pelahap

Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman Tuhan semesta alam. (Maleakhi 3:11)

Sering kali penghasilan kita, sebesar apa pun tetap tidak bisa mencukupi kebutuhan kita sehari hari. Padahal diatas kertas antara pemasukan dan pengeluaran pokok kita lebih besar pemasukannya. Ketika uang yang masuk dengan uang yang keluar ternyata banyak uang yang keluar. Ada pepatah “mencari uang seperti menggali pasir dengan jarum, dan menghabiskannya seperti menyiramkan air ke dalam pasir”.

Belalang pelahap di dunia pertanian bisa menghabiskan hasil tanah dan membuat pohon anggur tidak berbuah. Di dunia modern sekarang ini bentuk belalang pelahap bisa berupa sakti penyakit, bencana alam, kecelakaan, kendaraan yang rusak, dll. Jadi kalau Allah tidak menghalau belalang pelahap, maka sia-sialah berkat-berkat yang tercurah dari tingkap-tingkap langit yang terbuka.

Untuk dapat menghalau belalang pelahap kita harus banyak bersyukur. Dan yang paling utama adalah mengembalikan apa yang menjadi hak Tuhan, persepuluhan.

Categories: Pengembangan Diri | Tags: , | 1 Comment

Feng Shui Percayahkah ?

Percaya pada ramalan mungkin sudah menjadi kebiasaan Anda dalam menebak nasib. Ramalan fengshui boleh saja Anda percayai untuk merubah kehidupan Anda.

Menurut pengalaman saya, ramalan Feng Shui akan menjadi kenyataan bila kita fokus dan yakin (atau terpengaruh/ secara tidak sadar Sub-Concious Mind kita ). Dan cenderung akan tidak terjadi ramalan tersebut bila kita fokus dan yakin pada hal yang berlawanan dari ramalan tadi. Apalagi bila kita cenderung tidak peduli atau tertantang untuk membuat hal yang sebaliknya dari ramalan tadi. Kemudian mengenai Feng Shui itu sendiri, saya percaya seperti hal berikut, bahwa hal keberuntungan itu ada tiga:

Keberuntungan Langit, yang dimana segala sesuatu hal yang tidak kita bisa rubah itu namanya keberuntungan langit, dimana, anaknya siapa, yang dari Tuhan itu 100% haknya Tuhan. Kita tidak punya kewenangan atau hak apapun untuk merubahnya. Keberuntungan Bumi, adalah kalau menurut saya 50% hak manusia dan 50% lagi adalah hak Tuhan, maksudnya adalah Feng Shui itu sangat-sangat tergantung dari manusianya juga, tergantung dari buminya juga. Misalnya kita tinggal dimana dan kita tidak suka, kita bisa pindah rumah. Dan bila keberuntungan manusianya tinggi maka keberuntungan buminya juga akan terpengaruh.

Ada catatan dibukunya Daniel Goleman tentang Emotional Quotient, dimana pada waktu Hawaii dilanda badai, ternyata apa yang terjadi, orang-orang yang mempunyai kecerdasan emotional yang lebih tinggi, keberuntungan buminya pun ikut terpengaruh, seharusnya terkena badai dia hancur, tetapi setelah di survey orang-orang yang mempunyai kecerdasan emotional lebih tinggi mereka selamat, entah mungkin rumahnya rubuh, tetapi mereka sudah membuat suatu pertahanan di basement, sehingga mereka selamat, mungkin mereka sudah mengasuransikan, sehingga dapat ganti rugi. Ada juga yang sudah membangun pondasi yang lebih kuat, inilah yang membedakan orang yang naif mengandalkan nasib dan yang mengandalkan talenta yang diberikan oleh Tuhan. Salah satu contoh, ada rumah di Solo yang kalau dinilai secara Feng Shui sangat buruk ( tusuk sate, dibelakang rumah ada sungai, jalan yang tusuk sate tersebut, dari atas kebawah, mengarah ke rumah dibawah ). Tapi orang ini termasuk salah satu orang yang paling kaya di Solo saat itu. Ada orang bilang itu karena orangnya kuat. Inilah yang dimaksud keberuntungan manusianya bagus.

Keberuntungan Manusia itu adalah 100% haknya manusia. Tuhan sudah memberikan kita talenta melalui keberuntungan langitnya, boleh dikata kita masing-masing punya talenta / bakat / hal yang dahsyat seperti yang dikatakan dalam kitab suci. Jika dia diberikan talenta lima maka dia harus mengembangkan menjadi sepuluh atau lebih, dan bagi yang diberi talenta satu tapi tidak bisa mengembangkannya, masih tetap satu, maka talenta ini akan diambil dan diberikan pada yang memiliki sepuluh. Iman Kita Kepada Tuhan itu memberikan baik apa adanya, walau pun terjadi badai atau kebakaran hutan kita harus ada permohonan dalam hidup kita, itu hukum alam selalu ada naik dan ada turun, tapi dalam hidup ini kita harus percaya kita harus fokus punya iman bahwa akan terjadi suatu hal yang baik dan kita terus belajar kepada orang – orang yang sudah mencapai pada hal yang kita inginkan menjadi baik dan kita kerjasama dengan orang – orang yang terbaik dibidangnya jadi kita memberikan yang terbaik dari usaha kita, maka kita akan mencapai usaha yang kita ingin kan mungkin Tuhan menunda tapi bukan menolak.

Saran saya, bila kita tidak percaya kepada Feng Shui maka kita tidak perlu bertanya, fokuslah untuk mengembangkan talenta kita sendiri untuk membuat nilai tambah yang baik untuk kita, orang banyak dan Tuhan maka kita akan sukses. Bila kita percaya atau sudah terlanjur tanya atau mendapat informasi yang tidak ada ruginya untuk kita jalankan atau bila informasi tadi, bila tidak kita jalankan, kita merasa terganggu di pikiran kita. Saran saya, jalankan apa yang di minta pakar Feng Shui tadi, sehingga kita bekerja lebih yakin dan mantap.

Kalau ramalan itu jelek tugas kita untuk membalikkan bahwa itu tidak terjadi karena kita percaya pada Tuhan bukan kepada ramalannya dan Tuhan telah memberikan baik adanya. Dan kalau yang terjadi yang jelek maka kita harus memberikan arti yang baik. Biasanya kita harus mengambil tindakan yang baik untuk kita, orang banyak dan yang baik untuk Tuhan itu sendiri, saya percaya bahwa ramalan itu salah. Bila ramalan itu baik tugas kita percaya bukan berarti kita naïf, tapi kita benar menyadari karunia yang diberikan Tuhan untuk mengembangkan talenta yang diberikan tadi baik. Karena semua itu adalah tergantung bagaimana kita memberi arti, semoga bermanfaat.

From : TDWClub

Categories: Bisnis, Pemasaran dan Asuransi, Pengembangan Diri | Tags: , , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.